Media-media lokal di Israel juga menyebut Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah menyetujui kesepakatan itu.
Namun, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran perihal sikap resmi terhadap gencatan senjata tersebut.
Baca Juga: Pasca-Pilkada Serentak, KPU Bulukumba Fokus Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan
Gencatan senjata ini merupakan hasil dari eskalasi militer yang meningkat sejak 13 Juni 2025, setelah Israel melancarkan agresi besar-besaran dan sekutunya, AS, ikut menyerang tiga fasilitas nuklir utama Iran di Isfahan, Natanz, dan Fordow.
Dengan perkembangan terbaru ini, situasi di Timur Tengah kembali diselimuti ketidakpastian yang mendalam. (*)
Artikel Terkait
Kamera, Layar, Performa – Inilah Kekuatan Nokia X700 5G!
Sinyal Kuat Peluncuran Global: Nokia N75 Max 5G Lolos Berbagai Sertifikasi Penting
KPK Periksa Ustaz Khalid Basalamah Tuk Dalami Dugaan Korupsi Kuota Haji Kemenag
Halmahera Selatan Dilanda Banjir Parah: Balita Meninggal, Ribuan Warga Mengungsi
Harmoni Kembali: PD IPM Makassar dan PW IPM Sulsel Bersatu Sambut Muktamar Ke-23
WFA untuk ASN: Solusi Fleksibilitas atau Pintu Masalah Baru?
Pesawat Misterius China Mondar-Mandir ke Iran Meski Berpotensi Jadi Target Gempuran Israel-AS