Pada Juli 2021, ia menjalani operasi karena stenosis divertikular yang menyebabkan penyempitan usus besar.
Dalam prosedur tersebut, sebanyak 13 inci usus besarnya diangkat, dan ia menjalani perawatan di Rumah Sakit Universitas Gemelli selama 10 hari.
Selama tahun 2022, ia mengalami nyeri lutut yang mempengaruhi mobilitasnya, sehingga harus menggunakan kursi roda dan alat bantu jalan.
Baca Juga: Menkomdigi Tantang Kepala Daerah: Berani Prioritaskan Digitalisasi?
Beberapa agenda resminya juga harus dibatalkan karena kondisi tersebut.
Memasuki tahun 2023, Paus kembali dirawat karena bronkitis, kemudian menjalani operasi perut akibat hernia insisional yang membutuhkan prosedur laparotomi dan perbaikan dinding perut.
Ia menjalani perawatan intensif selama sembilan hari.
Baca Juga: Lezat dan Praktis! Berbagai Menu Takjil dari Olahan Pisang untuk Buka Puasa
Pada akhir 2024, ia mengalami insiden jatuh yang menyebabkan hematoma besar di bagian dagunya setelah kepalanya terbentur meja.
Kini, pada tahun 2025, ia tengah berjuang melawan pneumonia bilateral serta infeksi polimikroba yang membuat kondisinya tetap kompleks.
Meski laporan terbaru menyebutkan adanya perbaikan, beberapa sumber mengabarkan bahwa persiapan untuk kemungkinan pemakamannya telah mulai dilakukan sebagai langkah antisipasi.(*)
Artikel Terkait
Siswa SD 171 Loka Bulukumba Sakit Perut Usai Konsumsi MBG, Dinkes: Karena Anak Tersugesti Muntah
Dinkes Bulukumba Rilis Hasil Investigasi di SD 171 Loka, Berikut Hasilnya: Terdapat Gejala Muntah
Kualitas Pangan Program MBG Perlu Diperhatikan, Siswa Muntah Sempat Heboh di Bulukumba
Megawati Soekarnoputri Berikan Lukisan Bunda Maria Berkebaya pada Paus Fransiskus, Begini Respons Paus
Dokter Menyebut Paus Fransiskus Tidak dalam Bahaya Meninggal Dunia karena Punya Ketahanan Luar Biasa
Di Tengah Pertarungan dengan Pneumonia, Vatikan Ungkap Paus Fransiskus Terdeteksi Mengalami Gagal Ginjal
Isu Paus Fransiskus Mundur karena Kondisi Kesehatannya Terus Memburuk, Vatikan Jawab Begini
Disaat-saat Kritis, Paus Fransiskus Dibantu Alat Pernapasan Tulis Surat untuk Umatnya di Tengah-tengah Kritis