Ia juga berharap, di tahun-tahun berikutnya jumlah hewan kurban dapat terus bertambah agar kebermanfaatannya bisa menjangkau lebih banyak wilayah pelosok yang membutuhkan.
Sementara itu, Ketua Umum DPP KM Bulukumba, Jumrana Salikki, menegaskan bahwa selain bernilai ibadah, qurban bersama ini merupakan sarana strategis untuk merajut silaturahim antara perantau, warga lokal, dan pemerintah daerah.
Baca Juga: Samsara Bamboo Festival 2026 Dorong Bambu Jadi Solusi Lingkungan dan Ekonomi Hijau Bali
Menurut mantan Wakil Ketua Umum BPP KKSS ini, semangat berkurban warga Bulukumba di perantauan tetap menyala di tengah berbagai tantangan zaman.
“Walau jarak memisahkan, hati tetap dekat. Berqurban di kampung halaman mempererat tali silaturahim dengan keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Ini adalah bagian dari menebar kebaikan dan kebahagiaan demi menggapai rida Ilahi,” pungkas Jumrana.(*)