Ia juga berharap, di tahun-tahun berikutnya jumlah hewan kurban dapat terus bertambah agar kebermanfaatannya bisa menjangkau lebih banyak wilayah pelosok yang membutuhkan.
Sementara itu, Ketua Umum DPP KM Bulukumba, Jumrana Salikki, menegaskan bahwa selain bernilai ibadah, qurban bersama ini merupakan sarana strategis untuk merajut silaturahim antara perantau, warga lokal, dan pemerintah daerah.
Baca Juga: Samsara Bamboo Festival 2026 Dorong Bambu Jadi Solusi Lingkungan dan Ekonomi Hijau Bali
Menurut mantan Wakil Ketua Umum BPP KKSS ini, semangat berkurban warga Bulukumba di perantauan tetap menyala di tengah berbagai tantangan zaman.
“Walau jarak memisahkan, hati tetap dekat. Berqurban di kampung halaman mempererat tali silaturahim dengan keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Ini adalah bagian dari menebar kebaikan dan kebahagiaan demi menggapai rida Ilahi,” pungkas Jumrana.(*)
Artikel Terkait
Jelang Idul Adha 2025: Panduan Lengkap Memilih Sapi Kurban yang Sah dan Berkah!
Idul Adha 2025: Jangan Sampai Salah Pilih! Cermati 4 Kriteria Kambing Kurban Ideal Ini Agar Ibadahmu Sempurna
Sapi Kurban Presiden Prabowo: Remon, Simental Cross 900 Kg dari Riau!
Idul Adha 2025: Berbagi Berkah Kurban Lintas Iman? Ini Penjelasan Lengkapnya!
Idul Adha 2025: Siapa Saja yang Berhak Menerima Daging Kurban? Ini Panduan Pembagian yang Benar
Idul Adha 1446 H: IFG dan Anggota Holding Tebar Kebaikan, 138 Hewan Kurban untuk Masyarakat!
Banyak Konsumsi Olahan Daging Kurban? Ini 4 Makanan Penyeimbang yang Wajib Ada!
Presiden Prabowo Salurkan 25 Sapi Kurban untuk Sulsel, Semua dari Peternak Lokal
Syahruni Haris Harap Bantuan Kurban Presiden Picu Kemajuan Peternakan Bulukumba
Idul Adha di Kompleks Kantor Bupati Bulukumba, Khatib: Ciri Alumni Kurban adalah Gemar Mentraktir