"Sebaiknya lakukan penelusuran juga sarang walet itu. Karena kami meyakini itu salah satu lahan yang bisa disalahgunakan oknum tertentu," tambahnya.
Menurut Andi Ardiansyah, berdasarkan informasi yang didapatkan pihaknya. Ada sejumlah oknum yang memanfaatkan pajak sarang walet yang tidak dimasukan dalam database penagihan.
"Jangan itu, bahkan ada banyak lembaran penagihan yang dibuat sendiri dan ditagi sendiri dan dinikmati sendiri," ungkapnya.
"Kami tentu berharap agar Bupati bisa membongkar semua ini. Karena ini salah satu penyebab kenapa PAD kita tidak bisa maksimal," pungkasnya. (*)
Artikel Terkait
Jadi Buronan Bapenda, Ternyata Penyelenggara Konser Mahalini dan Fiersa Besari di Bone Belum Bayar Pajak
Oknum Petugas Penagih Pajak Gelapkan PBB Warga, Bupati Bulukumba Ultimatum untuk Kembalikan Dana
Selain PBB, Pajak Papan Reklame Ternyata Banyak tidak Terdata dalam Database Bapenda Bulukumba
Kini Giliran Pajak Papan Reklame Jadi Warning Bupati Bulukumba, Penertiban Mulai Dilakukan
Warning Bupati Bulukumba Berhasil Pulihkan Dana Pajak Rp3 Miliar, Kini Menanti Hasil Penertiban Papan Reklame