Ia menegaskan bahwa program peningkatan gizi masyarakat harus menjadi perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan upaya menekan angka stunting, meningkatkan kualitas kesehatan anak, serta menyiapkan generasi produktif menuju Indonesia Emas 2045.
"BGN mengemban tugas yang sangat strategis. Karena itu, kami berharap seluruh jajaran yang baru dapat bekerja dengan semangat pembenahan, inovasi, dan kolaborasi agar manfaat program-program pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat sampai ke daerah," tambahnya.
Pemerintah sendiri menyatakan bahwa pergantian kepemimpinan BGN dilakukan setelah proses monitoring dan evaluasi yang berlangsung dalam kurun waktu cukup panjang.
Baca Juga: Prabowo Rombak Pimpinan BGN, Dadan Hindayana Digantikan Nanik S Deyang
Kepemimpinan baru diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan program prioritas nasional, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah, serta meningkatkan kualitas tata kelola organisasi secara menyeluruh.
Bagi Syahruni Haris, langkah tersebut menjadi sinyal positif bahwa pemerintah pusat terus berupaya memastikan setiap program yang menggunakan anggaran negara berjalan secara optimal, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia. (*)
Artikel Terkait
Curhat Pengguna BYD Sealion 7 Viral, Keluhkan Shockbreaker Patah dan Rasa Aman Hilang
Andi Utta Tegaskan SPMB Bulukumba 2026 Harus Objektif, Transparan dan Bebas Gratifikasi
Lansia 90 Tahun Tewas Terjebak Api, Rumah Warga di Tapango Polman Ludes Terbakar
Gubernur Andi Sudirman Apresiasi Polda dan TNI Bongkar Jaringan Penyalahgunaan BBM-LGP Subsidi di Wilayah Sulsel
Posyandu Era Baru di Bulukumba, Tak Hanya Kesehatan Kini Urus Dukcapil hingga Bantuan Sosial
Didampingi Fraksi Gerindra, Andi Iwan Aras Tinjau Pelabuhan Kajang dan Bidik Jadi Pusat Ekonomi Baru Bulukumba
95 Petani, Dokumen Kosong, dan KUR Rp12,4 Miliar: Membongkar Dugaan Korupsi yang Menyeret Nama BSI