Sulawesinetwork.com - Presiden RI Prabowo Subianto melakukan pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah. Kepala BGN yang sebelumnya dijabat oleh Dadan Hindayana kini digantikan oleh Nanik S. Deyang.
Keputusan ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dengan didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari.
Prasetyo Hadi menyampaikan pergantian ini diambil Prabowo setelah mengevaluasi kinerja BGN selama satu setengah tahun atau sejak program Makan Bergizi Gratis (MBG) bergulir sejak awal 2025.
Baca Juga: 95 Petani, Dokumen Kosong, dan KUR Rp12,4 Miliar: Membongkar Dugaan Korupsi yang Menyeret Nama BSI
“Badan Gizi Nasional memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung agenda pemerintah di bidang peningkatan kualitas gizi masyarakat. Tugas ini menuntut tata kelola yang kuat, koordinasi lintas sektor yang efektif, serta kepemimpinan yang mampu memastikan seluruh program berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai prinsip akuntabilitas,” ujar Prasetyo dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 2 Juni 2026.
Prasetyo menjelaskan Prabowo menerima berbagai masukan dari kementerian dan lembaga terkait, masyarakat, serta para penerima manfaat program MBG. Berdasarkan evaluasi, Prabowo memutuskan mengganti pimpinan BGN.
Selain Kepala BGN Dadan Hindayana, dua wakil Kepala BGN yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya juga diganti. Prabowo menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru, serta Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai wakil kepala.
Pemerintah berharap jajaran pimpinan baru BGN bisa segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Baca Juga: Posyandu Era Baru di Bulukumba, Tak Hanya Kesehatan Kini Urus Dukcapil hingga Bantuan Sosial
“Dengan kepemimpinan yang baru, kita berharap pelaksanaan program-program prioritas dapat semakin dipercepat, kinerja organisasi semakin baik, tata kelola semakin kuat. Serta manfaat yang dirasakan masyarakat semakin nyata, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas gizi, kesehatan, dan sumber daya manusia Indonesia,” ucap Prasetyo.
Dia menegaskan pergantian kepemimpinan ini tidak akan mengganggu jalannya seluruh program BGN, khususnya program MBG yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.(*)
Artikel Terkait
Kapolsek Gantarang Abdul Kadir Naik Pangkat Jadi AKBP Pengabdian
Wajo Terbaik I Creative Financing Sulawesi 2026, Bupati Andi Rosman Terima Penghargaan Kemendagri
Hadiri Penamatan Santri Darul Istiqamah Biroro, Bupati Ratnawati Tekankan Pentingnya Karakter dan Akhlak
Bupati Bulukumba Lantik 94 PNS Formasi 2024, Andi Utta: Jadikan Pengabdian sebagai Ibadah
Andi Utta Tegaskan SPMB Bulukumba 2026 Harus Objektif, Transparan dan Bebas Gratifikasi
Lansia 90 Tahun Tewas Terjebak Api, Rumah Warga di Tapango Polman Ludes Terbakar
Gubernur Andi Sudirman Apresiasi Polda dan TNI Bongkar Jaringan Penyalahgunaan BBM-LGP Subsidi di Wilayah Sulsel