Wagub Sulsel Dorong Pemberdayaan Perempuan dan UMKM di Parepare, Soroti Stunting hingga Pengelolaan Sampah

photo author
Hendrawan, Sulawesi Network
- Senin, 13 April 2026 | 14:16 WIB
Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi bersama Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi.
Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi bersama Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi.

Sulawesinetwork.com - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Wagub Sulsel), Fatmawati Rusdi, menghadiri kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Keterampilan bagi Perempuan dalam rangka Hari Jadi Kota Parepare di Auditorium B.J. Habibie, Kompleks Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Minggu, 12 April 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Parepare. Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan bantuan berupa puluhan cooler box dan cup sealer kepada pelaku UMKM perempuan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi serta daya saing UMKM perempuan di Parepare.

Baca Juga: Fatmawati Rusdi Monitoring Pelayanan Sosial Lansia di Parepare, Tegaskan Komitmen Pemprov Sulsel

Turut hadir Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Ketua Kaukus Perempuan Parlemen Andi Nirawati, serta Sekretaris Daerah Kota Parepare Amarun Agung Hamka.

Dalam sambutannya, Fatmawati menegaskan bahwa kehadiran perempuan di parlemen menjadi simbol kuat keberpihakan terhadap isu perempuan, termasuk dalam penguatan ekonomi keluarga melalui UMKM.

“Tentu ini adalah bukti bahwa kami selalu hadir untuk bersama-sama memperjuangkan kesetaraan gender dan penguatan perempuan. Kita ingin melihat perempuan mampu mandiri dan menopang ekonomi keluarganya,” ujarnya.

Baca Juga: Jufri Rahman Terima Pin Kehormatan pada HUT IX Majelis Keturunan To Manurung

Ia menyebut, perempuan memiliki peran strategis dalam perekonomian, khususnya melalui sektor UMKM yang terbukti tangguh saat pandemi. UMKM selama ini menjadi salah satu tulang punggung ekonomi daerah serta berkontribusi signifikan terhadap pemulihan ekonomi pascapandemi.

“Kita ketahui bersama bahwa pada masa pandemi, pelaku UMKM—terutama perempuan—menunjukkan daya tahan dan resiliensi yang kuat di tengah situasi sulit,” tambahnya.

Selain aspek ekonomi, Fatmawati juga menyoroti persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah berbasis rumah tangga. Ia mengingatkan pentingnya perubahan pola pikir masyarakat agar sampah tidak hanya dipandang sebagai limbah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi.

Baca Juga: Hari Jadi ke-66 Pinrang, Gubernur Sulsel Dorong Sinergi untuk Pertumbuhan dan Kesejahteraan

“Ibu-ibu sekalian, kita harus mulai mengubah pola pikir terhadap sampah. Botol plastik kemasan air mineral ini jangan langsung dibuang. Ini ada nilainya dan bisa dimanfaatkan kembali,” jelasnya.

Menurutnya, pengelolaan sampah yang baik tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi sumber tambahan pendapatan keluarga, termasuk melalui pengolahan sampah organik menjadi kompos.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hendrawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X