Sulawesinetwork.com - Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Alenangka, Kecamatan Sinjai Selatan dengan Desa Samaturue, Kecamatan Tellulimpoe, Selasa (07/04/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Pangdam didampingi oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif.
Turut hadir sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Ketua DPRD Sinjai Andi Jusman, Dandim 1424 Sinjai Letkol Arm. Arif Hartanto, serta Kapolres Sinjai AKBP Jamal Fathur Rakhman.
Baca Juga: Dukung Stabilitas Harga Pangan, Pemkab Bantaeng Selenggarakan Show Pangan dan GPM Rabu Menyapa
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh para kepala perangkat daerah, camat, lurah, kepala desa, serta tokoh masyarakat dari 2 desa.
Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Pembangunan jembatan gantung ini adalah bukti nyata hadirnya negara dan pemerintah di tengah masyarakat. Jembatan ini bukan sekadar konstruksi baja dan beton, melainkan jembatan perekonomian, jembatan persatuan, dan jembatan harapan bagi masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Perkuat Jaringan Irigasi, Gubernur Sulsel Groundbreaking Program MYP Irigasi di Soppeng-Bone-Wajo
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pangdam XIV/Hasanuddin atas dukungan dan kehadirannya dalam kegiatan tersebut.
“Saya mewakili seluruh masyarakat Kabupaten Sinjai menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Pangdam XIV Hasanuddin. Kehadiran beliau memberikan motivasi dan menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI dan pemerintah daerah,” tambahnya.
Ratnawati juga mengingatkan agar pembangunan jembatan dilaksanakan dengan mutu terbaik, tepat waktu, serta mengutamakan keselamatan kerja.
Baca Juga: Pertemuan Akbar ke-3 Bija Karaeng Lotteng Digelar di Bulukumba, Raja Sanrobone Dipastikan Hadir
Sementara itu, Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program prioritas nasional yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kita menyambut kegiatan ini dengan sukacita, karena ini sangat menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, khususnya terkait keselamatan dan keamanan warga,” katanya.