"Kami sangat kecewa. Ini seharusnya menjadi program unggulan untuk membantu siswa, apalagi banyak dari mereka berasal dari keluarga kurang mampu. Tapi kenyataannya malah menyakiti dan merugikan mereka," ujarnya.
Kejadian ini diharapkan menjadi evaluasi serius bagi pihak terkait, baik penyedia makanan maupun pengawas program, agar insiden serupa tidak terulang di kemudian hari.
Kualitas gizi dan keamanan pangan bagi anak-anak sekolah harus menjadi prioritas utama demi keberhasilan program MBG dan kesejahteraan siswa.(*)
Artikel Terkait
DPR Tegas: Jangan Sampai Program Makan Bergizi Gratis Jadi Sumber Penyakit!
Pentingnya Badal Haji: Layanan Krusial Pemerintah bagi Jemaah yang Wafat di Tanah Suci
IKN Banjir Investasi Rp3,65 Triliun dari 6 Investor Baru: Kuliner hingga Perhotelan Siap Ramaikan Ibu Kota Baru!
Isu Keretakan Israel-AS? Netanyahu Tegaskan Komitmen Penuh Trump!
Bareskrim Bongkar Sindikat Gas Oplosan di Jakarta: Kerugian Rp16 Miliar, 10 Pelaku Diciduk!
Dicap 'Gubernur Lambe Turah', Dedi Mulyadi Beri Respons Santai!
Tragis! Dua Staf Kedutaan Israel Tewas Ditembak di Washington, Pelaku Teriakkan 'Bebaskan Palestina'
MISTERI IJAZAH JOKOWI TERUNGKAP! Bareskrim Konfirmasi Keaslian, Hasil Uji Laboratorium Jadi Kunci