Jamaluddin berharap, di masa depan, guru akan mendapat tempat yang lebih terhormat dalam masyarakat dan tidak lagi menjadi korban dari dinamika politik yang sering kali mengesampingkan kepentingan pendidikan.
"Saya ingin memastikan bahwa di bawah kepemimpinan saya, para guru di Bulukumba akan bebas dari tekanan politik dan bisa mengajar dengan tenang," lanjut JMS.
Pernyataan Jamaluddin ini mendapat dukungan luas. Salah satu pensiunan guru Syamsuddin Baso mengapresiasi komitmen Jamaluddin untuk memperjuangkan nasib guru.
“Guru sering merasa terabaikan, apalagi di masa-masa politik seperti ini. Mendengar Bapak Jamaluddin berbicara tentang guru dengan begitu tulus, ini memberikan harapan besar bagi guru-guru,” ujarnya.(*)
Artikel Terkait
Hadapi Pilkada 2024, Bawaslu Bulukumba Rakor Sentra Gakkumdu
Kerap Meresahkan, Residivis Pencurian yang Beraksi di Bulukumba Ditembak Polisi
Calon Petahana Dilaporkan Soal Pelanggaran Pilkada Serentak 2024 ke KPU Bulukumba
Tokoh Pemuda Tani dan Pemerhati Sepakbola Ingin Menangkan JMS-TSY
Data BPS: Jumlah Jalan Rusak Parah di Bulukumba Terus Bertambah 3 Tahun Terakhir
Disambut Warga Maricayya, Kanita Kahfi: Pilkada ini Kita Bikin Romantis, Ajak Lawan Ujaran Kebencian
Pendaftaran KPPS Dimulai, Bawaslu Bulukumba Minta Jajaran Maksimalkan Pengawasan
Punya Karakter Sopan dan Rendah Hati, JMS Jadi Idola Baru Ibu-ibu di Bulukumba
Kepala Desa Digiatkan untuk Kepentingan Calon Bupati, Bawaslu Singgung Netralitas