“Dalam kasus ini bisa dipahami bahwa saudara Huda tidak menyadari larangan rangkap pekerjaan tersebut. Kalau toh dianggap salah, seharusnya cukup diminta mengembalikan salah satu gajinya kepada negara, tidak serta-merta diproses pidana,” tegas Habiburokhman.
Di media sosial, kasus MHH menjadi simbol perjuangan guru honorer. Banyak warganet yang membandingkan nasib MHH dengan para pejabat elit yang seringkali merangkap jabatan di berbagai instansi pemerintah secara legal.
Unggahan akun @undercover.id yang mengangkat kisah MHH pun banjir komentar yang mempertanyakan konsistensi negara.
Total nilai Rp118 juta yang dianggap sebagai kerugian negara selama bertahun-tahun masa kerja MHH dipandang publik sebagai upah yang wajar atas jasa pendidikan dan pendampingan desa yang telah ia berikan.
Baca Juga: Ricuh di Mapolda DIY: Massa Gelar Salat Gaib dan Jebol Pagar, Polisi Bantah Gunakan Gas Air Mata
Kini, dengan dihentikannya penyidikan ini, MHH dapat kembali menjalani aktivitasnya.
Kasus ini diharapkan menjadi momentum bagi aparat penegak hukum untuk lebih bijak dalam melihat batasan antara pelanggaran administrasi dan tindak pidana korupsi, terutama yang melibatkan profesi pengabdi masyarakat.(*)
Artikel Terkait
Nasib Honorer Berubah! Gagal CPNS 2024 Tetap Bisa Diangkat Jadi PPPK, Ini Syaratnya!
Angin Segar untuk Pekerja dan Guru Honorer: Subsidi Upah Rp10,72 Triliun Siap Meluncur!
2.017 Honorer di Sulsel Dirumahkan: Imbas Aturan Pusat, Nasib Bergantung PPPK Paruh Waktu!
BKN Umumkan 8 Jabatan PPPK Paruh Waktu: Kabar Baik untuk Honorer Database BKN
NasDem Desak Kepastian Hukum untuk Guru Honorer: Bukan Tenaga Kerja Kelas Dua!
Pilu Guru Honorer di Rapat DPR: Gaji Rp540 Ribu dan Jeritan Hati Tanpa 'Orang Dalam'
BKN: Penyelesaian Honorer Tahun Ini Terakhir, Non-Database Cari Alternatif
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Minta Tambah Anggaran Rp14,4 Triliun untuk PIP hingga Upah Guru Honorer
Pengurusan SKCK Honorer PPPK Paruh Waktu Diperpanjang Hingga 22 September 2025
Tangis Guru Honorer saat Bandingkan Gajinya dengan Sopir MBG: Miris Hati Saya