Petty menyayangkan sikap Ahmad Dhani yang terkesan terburu-buru dalam mengangkat isu ini.
Ia menekankan pentingnya menjaga suasana yang tenang dan saling menghormati antar pelaku industri musik. "Jadi kepala dingin dulu, saya belum masuk ke situ," ujarnya.
Menurut Petty, musisi, penyanyi, dan pencipta lagu adalah satu ekosistem yang saling melengkapi dan seharusnya saling mendukung, bukan berkonflik.
"Kita semua ini berteman. Sebuah lagu kalau nggak ada penyanyi, nggak bisa dinyanyiin. Penyanyi kalau nggak ada musikus, kurang optimal di panggung. Jadi kita semua teman, saling membutuhkan," jelasnya.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus menjaga dan merawat karya-karya ibundanya sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta.
"Insyallah, mau nggak mau, bisa nggak bisa, harus bisa (menjaga karya Titiek Puspa)," tutup Petty.
Sementara itu, Ahmad Dhani sebelumnya menyoroti belum maksimalnya distribusi hak cipta untuk lagu "Kupu-Kupu Malam" yang dinyanyikan ulang oleh NOAH.
Ia mengaku berniat menagih royalti langsung kepada Ariel NOAH sebagai bentuk kepedulian terhadap hak-hak pencipta lagu.(*)
Artikel Terkait
Pegawai Kemendiktisaintek Akui Direspons Titiek Soeharto Terkait Menteri Satryo
Indonesia Berduka: Legenda Musik Titiek Puspa Berpulang di Usia 87 Tahun
Wasiat Menyentuh Titiek Puspa untuk Generasi Muda: Kekayaan Seni yang Terlupakan
Mengenang Titiek Puspa: Ketika Keharumannya di Era 60-an Setara The Beatles, Kini Sang Pahlawan Seni Telah Tiada
Penghormatan Terakhir! Titiek Puspa Dimakamkan di Area Makam Pahlawan, Dwi Andhika: Eyang Layak di Sini
Kenangan Hangat Jokowi Bersama Titiek Puspa: Nasihat Tulus Sang Maestro Soal Budi Pekerti Kini Tinggal Sejarah
Sentuhan Terakhir Eyang Titiek Puspa: Andre Taulany Ungkap Momen Syuting yang Menyentuh Hati Sebelum Sang Legenda Berpulang
SBY Kenang Kolaborasi Terakhir dengan Titiek Puspa: Album yang Tertunda dan Lirik Penuh Makna
Prabowo Berduka Kehilangan Titiek Puspa: Kenangan Musisi Legendaris yang Pernah Hanyutkan Pendengar dengan Lagu Ciptaan Soekarno
Air Mata Cinta Titiek Puspa untuk Indonesia: Sampai Sakit Sebulan Lihat 'Berantem' di TV