"Ini air bercampur lumpur dan sudah selutut. Tarawih pertama disambut dengan naiknya air kembali. Air terus mengalir deras ke arah sungai," ungkap sang perekam video.
Momen pilu warga Pidie Jaya yang harus memulai ibadah puasa di tengah kepungan banjir ini memantik reaksi haru dari publik. Ribuan komentar berisi doa dan dukungan moral membanjiri jagat maya.
“Sedih lihat saudara kita di sana nggak henti menghadapi musibah,” tulis seorang warganet.
“Semoga saudara di sana diberi kekuatan, ketabahan, dan keselamatan agar air cepat surut,” timpal akun lainnya.
Bahkan, dilaporkan sejumlah warga di titik rawan sudah mulai mengungsi sejak waktu Maghrib karena khawatir debit air akan terus meningkat sepanjang malam.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih berjaga-jaga sambil berharap cuaca segera membaik agar mereka dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang.(*)