“Ini pengadaan alat makan dan dapur, alat makan itu macem-macem, mungkin ompreng. Tapi yang jelas sendok bebek kalau kita beli nasi uduk itu Rp4 miliar di tahun 2025,” ungkapnya.
“Ini data yang baru beberapa hari lalu kami cek. Kalau ompreng ini ngak kelihatan detailnya, dibuat gelondongan tapi totalnya realisasi pengadaan alat makan dan dapur Rp583 miliar,” lanjutnya.
Pertanyakan Tanggung Jawab Alat Makan untuk MBG
Baca Juga: Gubernur Sulsel Serahkan Dua Unit Kapal 15 GT untuk Nelayan di PPI Lonrae Bone
Pengadaan alat makan MBG juga menuai sorotan dari ICW, apakah komponen tersebut menjadi tanggung jawab masing-masing SPPG atau BGN.
“Kita heran juga, kalau alat makan tanggung jawab BGN atau SPPG? Ini duitnya dari BGN, pengadaannya BGN. Jadi, kalau udah keluar dari sana (SPPG) ngapain lagi di sini dikeluarkan?” sambungnya.
Baca Juga: Pemprov Sulsel Salurkan Bantuan untuk Korban Angin Puting Beliung di Pangkep
Oleh karena itu, menurut Egi, BGN harus melakukan klarifikasi tentang pengeluaran tersebut.
Pasalnya, dikhawatirkan ada catatan pengeluaran yang dobel antara BGN dan SPPG. (*)
Artikel Terkait
John Herdman Optimis Bikin Sejarah Baru bagi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Akui Prestasi era STY
707 Nakes Sinjai Resmi Terima SK PPPK Paruh Waktu, Bupati Tegaskan Pelayanan Hingga Pelosok
Gubernur Sulsel Ground Breaking Jalan Paket 5 MYP Rp383 Miliar di Poros Tanabatue-Palattae Bone
Pj Sekda Barru Hadiri Sertijab Karutan, Tekankan Kolaborasi dan Prestasi Nasional
Komisi III DPRD Bulukumba Soroti Parkir Pasar Sentral, Rekomendasikan Aturan Lebih Tegas
Hasil Drawing AFF 2026 Bebaskan Timnas Indonesia dari Grup Neraka, John Herdman Dituntut Persembahkan Gelar Juara
PAD Bulukumba Naik Peringkat, BI Ingatkan ASN Jadi Motor Transaksi Digital