"Jadi, saya mohon kepada semuanya untuk menyudahi polemik ini," tutur Maman.
"Dan tolong ada anak-anak kita, dia bawa nama negara, ingin membanggakan orang tuanya dan bapaknya di rumah dan negara, sedang bertanding di sana."
Baca Juga: KPK Telusuri Skema Fee Proyek di MPR, Eks Sekjen Diduga Terima Gratifikasi Rp17 Miliar
Terkait surat berkop Kementerian UMKM yang menjadi biang kerok polemik ini, Maman enggan menjelaskan lebih detail.
"Saya pikir itu biarkan menjadi domain internal kita, ada apa, bagaimana, segala macam. Tapi sepengetahuan kami, kita sudah cek, saya juga lihat," ujarnya.
Politikus Golkar itu juga mengaku sudah menyerahkan dokumen terkait kepada KPK, namun menolak untuk membeberkannya ke publik.
Baca Juga: Istri Menteri UMKM Viral, Diduga Minta Fasilitas Negara untuk Tur Eropa 'Misi Budaya'
"Saya tidak perlu tunjukkan secara detail, karena nanti jadi rame lagi kalian. Sudah lah, ini sudah lengkap, semuanya sudah saya kasihkan ke KPK," tukasnya, berharap ini bisa menjadi pembelajaran positif bagi semua pihak.
Pernyataan Maman yang melempar tanggung jawab atas surat tersebut ke "domain internal" kementerian menimbulkan keraguan.
Siapa sebenarnya yang berhak menggunakan kop kementerian dan tandatangan elektronik tanpa sepengetahuan Menteri?
Dan mengapa surat yang meminta dukungan KBRI ini bisa sampai tersebar ke publik? Publik tentu menanti penjelasan lebih transparan dari Kementerian UMKM.(*)
Artikel Terkait
Punya Pengalaman dan Mampu Hidupkan Ekonomi, Menteri Maman Ajak Pilih JMS-TSY
Dapat Dukungan dari Menteri Maman, Jubir: UMKM Bangkit Merata Bersama JMS-TSY
Menteri Maman Tegaskan Komitmen Dorong Pengusaha UMKM Bersaing di Pasar Nasional
Alarm Merah di Surga Bahari: KPK Bidik Potensi Korupsi Tambang Nikel Raja Ampat
KPK Periksa Ustaz Khalid Basalamah Tuk Dalami Dugaan Korupsi Kuota Haji Kemenag
Skandal Gratifikasi MPR: KPK Panggil 2 Mantan Pejabat Setjen Terkait Dugaan Korupsi Rp17 Miliar
Belum Genap Setahun Hirup Udara Bebas, Eks Sekretaris MA Nurhadi Kembali Diciduk KPK atas Kasus TPPU!
Bobby Nasution Siap Diperiksa KPK: Jangan Tanya Saya, Tanya KPK! Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan Sumut
KPK Temukan Tumpukan Uang Rp2,8 Miliar dan Senjata Api di Rumah Kadis PUPR Sumut
KPK Telusuri Skema Fee Proyek di MPR, Eks Sekjen Diduga Terima Gratifikasi Rp17 Miliar