Pentingnya adalah, ijazah harus diperoleh secara resmi dan sah, serta pemilik ijazah bertanggung jawab penuh secara hukum atas keabsahannya.
Dampak positif dari kebijakan ini sangat signifikan:
- Data kepegawaian ASN akan lebih akurat dan terkini, mencerminkan kualifikasi yang sebenarnya.
- Pencantuman gelar dapat menjadi pertimbangan penting dalam pengembangan karier dan promosi ASN di masa depan.
- Meningkatkan rasa percaya diri dan profesionalisme ASN karena adanya pengakuan formal terhadap kualifikasi pendidikan dan keahlian mereka.
Baca Juga: Apakah CASN 2025 Dibuka? Ini Penjelasan Resmi Dari BKN Yang Perlu Kamu Tahu
Prof. Zudan bahkan menegaskan bahwa tidak hanya gelar akademik, gelar profesi dan sertifikasi juga boleh dicantumkan sebagai bagian dari profil ASN secara menyeluruh.
Ini adalah salah satu peraturan BKN terbaru yang sangat mendukung pengembangan kompetensi dan pengakuan kualifikasi individu ASN.
Baca Juga: Apple Siap Lompat ke iOS 26, Lewati iOS 19: Inilah Alasan dan Strateginya
Melalui serangkaian kebijakan baru ini, BKN memperlihatkan komitmen kuatnya untuk terus mendukung pengembangan karier dan profesionalisme ASN di Indonesia, menuju birokrasi yang lebih efisien, kompeten, dan berintegritas. (*)