Sulawesinetwork.com – Kabar baik bagi jemaah calon haji Indonesia! Pemerintah Arab Saudi melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menegaskan bahwa distribusi Kartu Nusuk kepada jemaah terus berjalan masif.
Hingga saat ini, sebanyak 131.200 jemaah calon haji Indonesia telah berhasil mengantongi kartu digital penting ini.
PPIH pun terus mendesak pihak Syarikah (penyedia layanan haji) untuk mempercepat proses pendistribusian agar seluruh jemaah memiliki akses penuh terhadap fasilitas ibadah di Tanah Suci.
Apa Itu Kartu Nusuk dan Sepenting Apa Fungsinya?
Kartu Nusuk adalah identitas digital esensial bagi setiap jemaah selama berada di Arab Saudi. Fungsinya sangat krusial, yaitu:
- Akses ke Tempat Ibadah Utama: Memungkinkan jemaah untuk memasuki area-area penting seperti Masjidil Haram, Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), yang merupakan inti dari rangkaian ibadah haji.
- Jaminan Pelayanan Syarikah: Kartu ini menjadi penanda bahwa jemaah berhak mendapatkan pelayanan dari Syarikah yang telah ditunjuk.
- Pembeda Jemaah Legal dan Ilegal: Secara tidak langsung, kartu Nusuk juga berfungsi sebagai alat untuk membedakan jemaah resmi dari jemaah yang masuk secara ilegal, memastikan tertibnya pelaksanaan ibadah haji.
Baca Juga: Camat Ujung Bulu Puji Respons Cepat Bupati Bulukumba Beri Solusi Atasi Krisis Air Bersih
Konsul Haji, Nasrullah Jasam, mengungkapkan data terbaru dari Kementerian Haji Arab Saudi.
"Berdasarkan data Kementerian Haji Arab Saudi, hingga hari ini sudah ada 131.200 jemaah dari Indonesia yang telah menerima kartu Nusuk," ujarnya di Jeddah, Jumat (23/5/2025).
Nasrullah menambahkan, secara rata-rata, 86 persen jemaah yang sudah tiba di Tanah Suci telah menerima kartu Nusuk mereka.
Baca Juga: Penyedia Menu Makan Bergizi Gratis di SD 221 dan SMPN 2 Bulukumba Ternyata SPPG yang Sama
Meskipun angka ini menunjukkan progres yang signifikan, PPIH tidak berpuas diri.
Mereka terus mendorong Syarikah untuk mempercepat pendistribusian. Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Ali Machzumi, mengimbau jemaah yang belum menerima Kartu Nusuk untuk segera melapor.
"Bagi jemaah yang belum mendapatkan kartu Nusuk untuk melaporkan kepada ketua rombongan dan/atau ketua kloter, untuk kemudian disampaikan ke PPIH Arab Saudi Daker Makkah," jelas Ali di Makkah.
Artikel Terkait
DPR Geruduk Menag Soal 8 Syarikah Haji: Bikin Kloter Kacau Balau, Jemaah Sengsara!
Wapres Gibran Tinjau Asrama Haji Medan, Ungkap Instruksi Presiden Prabowo Bangun Kampung Haji di Arab Saudi!
Terungkap! Progres 'Kampung Haji Indonesia' di Arab Saudi Usai Disentil Wapres Gibran
Terobosan Kampung Haji Indonesia: DPR Yakin Biaya Haji dan Umrah Bakal Lebih Ringan!
Terjaring Operasi Jelang Haji: Dua WNI Diduga Terlibat Jaringan Haji Ilegal di Makkah
Terkuak! Ini Alasan Arab Saudi Perketat Aturan Bagi Jemaah Haji Indonesia
Inovasi Haji: DPR Usulkan Pemangkasan Durasi di Arab Saudi Jadi 30 Hari
Innalillahi! 31 Jemaah Haji Indonesia Wafat di Tanah Suci, Kemenag Pastikan Badal Haji dan Asuransi!
Pentingnya Badal Haji: Layanan Krusial Pemerintah bagi Jemaah yang Wafat di Tanah Suci
Kemenag Bantah Keras Isu Jemaah Haji Indonesia Terlantar di Makkah: Video Viral Tak Sepenuhnya Benar!