"Dan ternyata teknologi baru, pengetahuan baru itu sudah menjelaskan bahwa makan itu tidak hanya memberi pengaruh fisik dan kecerdasan, tapi ternyata memberi pengaruh kepada kecantikan dan juga wajah daripada manusia itu sendiri," sambungnya.
Rachmat melihat program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya Presiden Prabowo dalam menciptakan sejarah yang mendukung visi Indonesia Emas 2045.
"Setiap Presiden punya sejarahnya sendiri, punya catatan, caranya sendiri, dan kita yang sedang bersama-sama pimpinan Presiden beberapa tahun terakhir sedang membangun sejarah baru," ucapnya.
Namun, pernyataan Menteri PPN ini menuai beragam respons dari masyarakat.
Sejumlah warganet mempertanyakan mengapa MBG diprioritaskan dibandingkan penciptaan lapangan kerja.
Baca Juga: Kepala Inspektorat Salurkan Bantuan Pengentasan Kemiskinan Ekstrim untuk Anak Asuh
Akun Instagram @pandemictalks yang membagikan ulang pernyataan Rachmat pun dibanjiri komentar warganet.
"JUSTRU BISA KURANG GIZI karena orang tuanya nggak dapat pekerjaan, please use logic lol," tulis akun @sio****im.
"Lah kan harusnya dua-duanya. Kalau miskin cuma mampu dapat MBG siang yang kualitasnya pun tidak bergizi-begitu amat (dari anggaran yang kurang), malamnya gimana? Mana cukup sehari cuma satu kali ‘bergizi’?" ujar @iniy***.
"Itu namanya anaknya makan, orang tuanya pengangguran," sindir akun @ia**.
Meski begitu, pemerintah hingga saat ini memang tetap optimistis bahwa program MBG akan membawa dampak positif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. (*)
Artikel Terkait
Direktur RSUD Sayang Rakyat Klarifikasi Isu Parkir: "Kami Siap Transparan dan Diaudit"
Momen Haru di Tengah Sidang Cerai: Paula Verhoeven Bertemu Anak-anaknya, Minta Doa Terbaik
Konflik Memanas: Agensi Kim Soo-hyun Ambil Langkah Hukum, Tuntut GaroSero dan Keluarga Kim Sae-ron
Tragedi Sabung Ayam Lampung: Dugaan Setoran Dana Mengalir ke Oknum TNI-Polri, 3 Polisi Gugur Ditembak
Makan Bergizi Gratis Indonesia Jadi Sorotan Dunia, Prabowo: Mereka Ingin Belajar dari Kita!
Ifan Seventeen Tegas: 'Tak Ingin Ada Drama!' Janji Bawa PFN ke Arah Positif
Gubernur Andi Sudirman Hadiri Buka Puasa Bersama Kapolda Sulsel, Tekankan Sinergi Pembangunan dan Keamanan