"Saya sampai nekat iuran Rp 500 miliar itu sebenarnya nggak mesti, karena proyek sudah ada, sudah berjalan," terang Dedi. "Tapi kendalanya, DAS Bekasi, Cikeas, dan Cileungsi sudah bersertifikat. Untuk itu, ini harus diselesaikan. Paling disomasi."
Baca Juga: Jakarta Bergejolak: Ribuan CASN dan PPPK Tuntut Pencabutan Surat Edaran Penundaan Pengangkatan
Dedi Mulyadi menegaskan bahwa masalah sertifikasi lahan di DAS Bekasi harus segera diselesaikan. Ia tidak ingin proyek normalisasi yang sangat penting ini terus terhambat dan warga Bekasi terus menderita akibat banjir.
"Ini yang jahat di Indonesia terlalu banyak, Ya Allah. Ini sungai disertifikatkan," sebut Dedi.
Pernyataan keras Dedi Mulyadi ini tentu menimbulkan pertanyaan besar: bagaimana bisa sungai disertifikatkan? Siapa yang bertanggung jawab atas hal ini? Dan yang terpenting, bagaimana solusi untuk mengatasi masalah ini agar normalisasi Sungai Bekasi dapat segera dilanjutkan dan banjir dapat diatasi?
Artikel Terkait
Survei IPI di Pilkada Bulukumba Dibantah Dedi Alamsyah, Metodologinya Dipertanyakan
Megawati Minta Kader PDIP Tunda Kegiatan Retreat, Dedi Mulyadi Justru Minta Kepala Daerah se-Jabar Manut Perintah Prabowo
3 Poin Penting Pidato Perdana Dedi Mulyadi di Sertijab Gubernur Jabar, dari Pujian Khusus ke Bey Machmudin hingga Ambisi Tahun Perdana
Bogor Tenggelam, Puncak Gundul! Gubernur Dedi Mulyadi Geram: Kembalikan Puncak ke Fungsi Semula!
Solusi Inovatif Dedi Mulyadi: Rumah Panggung 2,5 Meter untuk Warga Anti Banjir di Karawang
Sorotan Dedi Mulyadi Soal Penyebab Banjir Cisarua: Bongkar Hibisc Fantasy, Hijaukan Lagi Puncak Bogor
Alasan Dedi Mulyadi Bongkar Hibisc Fantasy di Kawasan Puncak Bogor, Tak Segan Meskipun Milik BUMD Jabar
Puncak Bogor Bergejolak: Dedi Mulyadi Geram, Hibisc Fantasy Rata dengan Tanah, Izin Eiger Adventure Land Dipertanyakan!