Dody juga menekankan pentingnya tambahan alokasi anggaran dari Kementerian Keuangan agar pembiayaan infrastruktur tetap berjalan.
“Kalau bisa Rp1.000 triliun, kenapa tidak? Kalau bisa,” ujarnya.
Saat ini, Kementerian PU belum memiliki rencana untuk meninjau langsung progres pembangunan IKN.
Fokus utama masih pada penyesuaian anggaran yang tersedia.
“(Belum ada rencana ke IKN) kita urusin anggaran dulu. Nanti lah gampang ke IKN,” kata Dody, yang juga merupakan Politikus Demokrat.
Efek Pemangkasan Anggaran: Proyek yang Dibatalkan
Pemangkasan anggaran menyebabkan setidaknya 10 proyek dibatalkan, termasuk:
- Penghentian proyek fisik Single Years Contract (SYC) dan Multi Years Contract (MYC) baru yang didanai rupiah murni.
- Pembatalan pengadaan alat baru.
- Penggunaan dana tanggap darurat yang lebih selektif dan efisien.
Baca Juga: Kematian Bripka AN Dinilai Janggal, Andi Muzakkir Minta Polda Sulsel Transparan Lakukan Penyidikan
Usulan Tambahan Anggaran Sebelum Pemangkasan
Sebelum pemotongan anggaran besar-besaran, Dody sempat mengajukan tambahan Rp60,6 triliun dalam rapat dengan Komisi V DPR pada 3 Desember 2024.
Dari total usulan tersebut, Rp14,87 triliun dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur di IKN.
Artikel Terkait
Beautiful Malino, Event Tahunan Andalan Kabupaten Gowa Terdaftar dalam Kalender Kharisma Event Nusantara 2023
Masuk Kalender Karisma Event Nusantara 2023, Toraja Internasional Festival Jadi Event Unggulan di Sulsel
F8 Makassar Masuk Kharisma Event Nusantara 2023: Festival Seni, Budaya dan Hiburan Tahunan Kota Makassar
Mengenal Ragam Pesona Nusantara F8 Makassar, Ajang Pamer 8 Seni-Budaya di Kota Makassar
Silaturahmi Dengan Bu Nyai Khos dan Nawaning se-Nusantara, Gibran Sampaikan Keinginan Gerakkan Ekonomi Santri
Hadir di Kegiatan Kemah Bakti Nusantara, Dr Supriadi: KEMBARA Bentuk Karakter Tangguh dan Nasionalisme Anggota PKS
Usai dari IKN, Bupati Andi Utta Silaturahmi dengan Warga Bulukumba di Kaltim
Pemindahan ASN ke IKN Ditunda Sampai Waktu yang Tidak Ditentukan, Benarkah Anggarannya Kurang?