info-sulawesi

Soroti Insiden Lift dan Keselamatan Kerja, DPRD Minta RSUD Bulukumba Berbenah

Rabu, 3 Juni 2026 | 17:04 WIB
Komisi IV DPRD Bulukumba menggelar RDP bersama RSUD Andi Sultan Daeng Radja terkait insiden lift mati.

Sulawesinetwork.com - Komisi IV DPRD Kabupaten Bulukumba menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama manajemen RSUD Sultan Daeng Radja, Dewan Pengawas, pengelola BLUD, Satuan Pengawas Internal (SPI), Komite Mutu, Komite Keperawatan, Komite Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), serta konsultan perencana, Selasa, 2 Juni 2026.

Rapat yang berlangsung di Ruang Komisi IV DPRD Bulukumba tersebut membahas evaluasi fasilitas rumah sakit, pengawasan pembangunan gedung baru, aspek keselamatan kerja, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

RDP dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Bulukumba, H. Syamsir Paro, dan turut dihadiri Ketua DPRD Bulukumba Umy Asyiatun Khadijah serta sejumlah anggota Komisi IV.

Baca Juga: Bulukumba United U-16 Mantapkan Persiapan Jelang Sentra League Seri Nasional

Dalam rapat tersebut, Syamsir Paro menegaskan bahwa RSUD Sultan Daeng Radja harus terus melakukan pembenahan agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa harus dibandingkan dengan rumah sakit di daerah lain.

Salah satu perhatian utama DPRD adalah penyediaan fasilitas ramp atau bidang miring pengganti tangga pada gedung bertingkat sesuai standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Komisi IV mengapresiasi rencana manajemen rumah sakit yang akan menganggarkan pembangunan fasilitas tersebut melalui skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Baca Juga: Bupati Bantaeng Lantik Muhammad Tafsir sebagai Pj Sekda Bantaeng, Dorong Tata Kelola Pemerintahan

Selain itu, DPRD meminta agar insiden yang terjadi baru-baru ini di lingkungan rumah sakit menjadi bahan evaluasi agar tidak terulang kembali.

Manajemen rumah sakit juga diminta memastikan pengelolaan lift dilakukan secara optimal dengan menyiapkan petugas khusus yang bertanggung jawab terhadap operasional dan penanganan kondisi darurat.

Komisi IV juga menyoroti kualitas pelayanan kepada pasien, khususnya pada unit pelayanan farmasi.

Baca Juga: Dukung Keputusan Presiden Prabowo, Syahruni Haris Harap BGN Baru Hadirkan Tata Kelola yang Lebih Efektif

DPRD mendorong agar petugas pelayanan dibekali kemampuan service excellence serta memperkuat penerapan budaya 3S, yakni Senyum, Salam, dan Sapa di seluruh unit pelayanan.

Terkait insiden yang dialami salah seorang tenaga kesehatan, DPRD meminta manajemen rumah sakit memberikan pendampingan maksimal, termasuk hak cuti dan fasilitas pemulihan sesuai ketentuan yang berlaku.

Halaman:

Tags

Terkini