Sulawesinetwork.com - Badan regulasi sepak bola dunia atau International Football Association Board (IFAB) resmi mengumumkan sejumlah perubahan aturan pertandingan yang akan mulai diterapkan pada Piala Dunia 2026.
Perubahan tersebut dilakukan demi menciptakan pertandingan yang lebih adil, bersih, serta mengurangi praktik-praktik yang dinilai merusak sportivitas di lapangan.
Ketua Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina, menegaskan bahwa FIFA dan IFAB berupaya maksimal menjaga integritas permainan sepak bola di level tertinggi dunia.
Baca Juga: Wabup Sinjai Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Fondasi Perdamaian
“Kami berusaha semaksimal mungkin agar pertandingan berjalan dengan adil,” ujar Collina seperti dikutip dari The Athletic.
Sebanyak 170 wasit yang akan bertugas di Piala Dunia 2026 dijadwalkan mengikuti seminar akhir di Miami sebagai bagian dari persiapan penerapan aturan baru tersebut.
Berikut enam perubahan aturan penting yang akan diterapkan pada Piala Dunia 2026:
Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Bantaeng Teguhkan Semangat Persatuan dan Kebangsaan
1. Pemain Menutup Mulut Saat Konfrontasi Bisa Kartu Merah
IFAB kini melarang pemain menutupi mulut menggunakan tangan atau jersey saat terjadi perselisihan maupun konfrontasi di lapangan.
Aturan tersebut dibuat untuk mencegah adanya ucapan rasis, diskriminatif, homofobik, atau penghinaan yang sengaja disembunyikan dari pengawasan wasit dan kamera.
Baca Juga: Curhat Pengguna BYD Sealion 7 Viral, Keluhkan Shockbreaker Patah dan Rasa Aman Hilang
Pelanggaran terhadap aturan ini dapat berujung kartu merah langsung apabila dilakukan dalam situasi konfrontatif.
Namun, pemain tetap diperbolehkan menutup mulut ketika berbicara secara normal dengan rekan setim atau lawan dalam kondisi biasa.