Sulawesinetwork.com — Harapan masyarakat Kabupaten Jeneponto untuk memiliki fasilitas olahraga yang representatif akan segera terwujud.
Progres pembangunan Stadion Turatea kini telah memasuki tahap penyelesaian (finishing) dan diproyeksikan bakal menjadi pusat aktivitas publik terbaru di daerah berjuluk Bumi Turatea tersebut, Minggu (4/1/2026).
Rampungnya stadion ini merupakan buah manis dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui skema bantuan keuangan daerah yang dikucurkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur strategis di kabupaten/kota.
Baca Juga: Gerebek Lokasi Peredaran Sabu di Bentenge, Polres Bulukumba Amankan Seorang Wanita Berinisial NS
Pembangunan Stadion Jeneponto ini tak lepas dari peran vital Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.
Bantuan keuangan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur di sela-sela kegiatan Jalan Sehat Anti Mager yang meriah di Lapangan Parang Passamaturukang pada Agustus 2025 lalu.
Andi Sudirman menegaskan bahwa penyediaan sarana olahraga adalah salah satu prioritas Pemprov Sulsel dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif.
"Pembangunan lapangan ini melalui bantuan keuangan provinsi kepada Pemkab Jeneponto. Bersama Bapak Bupati Paris Yasir dan jajaran, kita berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat," ungkap Andi Sudirman Sulaiman.
Gubernur yang akrab disapa "Andalan" ini berharap stadion tersebut tidak hanya menjadi tempat pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi markas besar gerakan Anti Malas Gerak (Anti Mager) bagi warga Jeneponto.
Dengan fasilitas yang nyaman, masyarakat diharapkan makin antusias melakukan aktivitas sehat seperti joging, jalan santai mengelilingi lapangan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya yang dapat mempererat interaksi sosial warga.
Baca Juga: HAB ke-80 Kemenag di Barru: Dari Transformasi Digital hingga Kesiapan ASN Menghadapi Era AI
Pemerintah Kabupaten Jeneponto pun terus memacu sisa pekerjaan agar stadion ini bisa segera difungsikan secara penuh.
Bupati Jeneponto, Paris Yasir, menginstruksikan jajarannya untuk memastikan kualitas pembangunan tetap terjaga agar menjadi ruang publik yang aman dan nyaman.