Sulawesinetwork.com - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba melakukan sidak ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Sultan Daeng Radja Bulukumba, Selasa, 28 April 2026.
Sidak tersebut dilakukan pasca terjadinya pemadaman listrik yang mengakibatkan seluruh sistem pelayanan terganggu khususnya di ruang operasi.
Pemadaman internal yang dilakukan tersebut, lalu ditindaklanjuti DPRD melalui Komisi II dan Komisi IV melakukan Rapat Dengan Pendapat (RDP), Senin, 27 April 2026 kemarin.
Baca Juga: Pemprov Sulsel-BI Perkuat Hilirisasi dan Investasi Berkelanjutan di Forum Pinisi Sultan 2026
Dari RDP yang dilakukan ditemukan sejumlah fakta dengan ditindaklanjuti dengan melakukan sidak dan kunjungan langsung ke RSUD yang memiliki akreditasi Paripurna (Bintang Lima).
Sidak yang dilakukan DPRD bersama pihak UPL PLN Panrita Lopi menyimpulkan sejumlah temuan agar dapat ditindaklanjuti manajemen RSUD Bulukumba.
Anggota DPRD Bulukumba, Kaspul Bj yang turut hadir dalam sidak tersebut mengungkapkan bahwa ada tiga poin yang didorong DPRD kepada pihak RSUD.
Baca Juga: Milad ke-36 UIAD Sinjai, Pemkab Dorong Kampus Cetak SDM Unggul dan Siap Go Global
"Kami bersama pihak PLN melakukan sidak untuk memastikan instalasi dan jaringan listik yang ada di RSUD," ungkapnya.
"Dari hasil sidak itu, DPRD mendorong tiga poin yang menurut hemat kami perlu dilakukan RSUD agar lebih baik kedepannya," tambah Kaspul.
Tiga poin yang didorong DPRD dari hasil sidak tersebut yakni; perlu adanya perbaikan dibeberapa spartpart pada jaringan RSUD.
Baca Juga: Pemkab Sinjai Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Indeks PPID Naik Signifikan
"Jadi berdasarkan masukan dari pihak PLN, perlu ada maintenance atau perbaikan sekaligus menyiapkan spartpart agar saat ada yang rusak bisa langsung ditangani," beber Kaspul.
Poin lainnya, lanjut legislator Partai Demokrat itu. Perlunya dilakukan rapat bersama lintas komisi dengan diikuti manajemen rumah sakit, pemerintah, dan pihak PLN.