Sulawesinetwork.com - Terpilihnya kembali Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Selatan mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, H Patudangi Azis.
Menurut Patudangi, kepemimpinan AIA di Kadin Sulsel menjadi momentum penting untuk memperkuat peran dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di kawasan timur Indonesia.
Ia menilai Sulawesi Selatan memiliki posisi strategis sebagai pusat perdagangan, investasi, dan distribusi barang serta jasa di Indonesia Timur. Karena itu, dibutuhkan kepemimpinan yang mampu membangun sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat.
Baca Juga: Binluh dan Jumat Berkah, Cara Satlantas Polres Bulukumba Edukasi Warga Tertib Berlalu Lintas
“Selamat kepada Bapak Andi Iwan Darmawan Aras yang kembali mendapat amanah memimpin Kadin Sulawesi Selatan. Saya yakin di bawah kepemimpinan beliau, Kadin akan semakin kuat dalam menggerakkan sektor usaha dan investasi yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujar Patudangi Azis.
Politisi yang dikenal aktif mendorong pengembangan ekonomi kerakyatan tersebut meyakini bahwa masa depan pertumbuhan ekonomi nasional akan semakin bertumpu pada kawasan timur Indonesia, termasuk Sulawesi Selatan yang memiliki sumber daya alam, potensi maritim, pertanian, pariwisata, dan industri yang sangat besar.
Baca Juga: Kadin Bulukumba Resmi Dilantik, Syahruni Haris Sebut Media Kini Bagian dari Industri
Menurutnya, Kadin Sulsel memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, memperkuat UMKM, serta membuka peluang kerja bagi masyarakat.
“Ke depan, saya optimistis ekonomi Indonesia akan berkembang dari timur. Sulawesi Selatan memiliki potensi luar biasa dan Kadin harus menjadi motor penggerak agar peluang tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal,” katanya.
Baca Juga: Jalin Silaturahmi, IKA Unhas Bulukumba Gelar Arisan Perdana
Patudangi juga berharap Kadin Sulsel di bawah kepemimpinan AIA mampu memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, perguruan tinggi, dan sektor perbankan guna mempercepat pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa tantangan ekonomi global saat ini membutuhkan kerja sama yang kuat antar seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, keberadaan Kadin sebagai wadah dunia usaha harus mampu menghadirkan solusi, inovasi, dan peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kolaborasi adalah kunci. Dengan pengalaman dan jaringan yang dimiliki Pak AIA, saya yakin Kadin Sulsel akan semakin berkontribusi dalam mendorong investasi, meningkatkan daya saing daerah, dan membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)