Sulawesinetwork.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 dengan menggelar aksi penanaman pohon produktif di sekeliling Lapangan Borong Rappoa, Kecamatan Kindang, Jumat, 5 Juni 2026.
Kegiatan yang diprakarsai Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bulukumba tersebut merupakan bagian dari upaya pelestarian lingkungan sekaligus penguatan ketahanan pangan daerah. Aksi penanaman pohon ini terlaksana melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bulukumba dan PT PLN (Persero).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bulukumba, Emil Yusri, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia telah dimulai sejak Kamis dengan penanaman pohon di bantaran Sungai Bilanrea, Kecamatan Kindang.
Baca Juga: Pemprov Sulsel Raih WTP Kelima Berturut-turut, Andi Sudirman: Ini Kepercayaan Publik
“Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini kita tandai dengan penanaman pohon produktif di pinggir Lapangan Borong Rappoa. Sebelumnya, penanaman juga telah dilakukan di bantaran Sungai Bilanrea sebagai bagian dari upaya konservasi kawasan hulu,” ungkap Emil.
Ia menjelaskan, peringatan Hari Lingkungan Hidup tidak hanya berhenti pada kegiatan penanaman pohon. Pekan depan, Dinas Lingkungan Hidup akan melaksanakan aksi bersih sampah di sepanjang Pantai Merpati. Selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan Bulog Bulukumba untuk menggelar program penukaran sampah dengan sembako.
Baca Juga: Evaluasi Kepsek Berbasis Kinerja, Disdik Sulsel Pastikan Proses Profesional
Menurutnya, program tersebut bertujuan mengedukasi masyarakat bahwa sampah memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik.
“Kami ingin mengkampanyekan bahwa sampah bukan sekadar limbah, tetapi memiliki nilai ekonomi jika dikelola secara tepat,” jelasnya.
Emil menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bulukumba secara konsisten melakukan penanaman sekitar 2.000 pohon setiap tahun. Ke depan, kawasan bantaran sungai di wilayah Kindang sebagai daerah hulu akan terus ditanami secara bertahap guna memperkuat fungsi konservasi dan menjaga ketersediaan sumber daya air.
Baca Juga: Fatmawati Rusdi Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih, Buka Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga
Sementara itu, Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon merupakan investasi jangka panjang bagi keberlangsungan daerah dan generasi yang akan datang.
“Agenda ini sangat penting. Apa yang kita lakukan hari ini akan menjadi cerminan kondisi daerah di masa depan. Tindakan yang kita lakukan sekarang adalah untuk menjamin kelangsungan hidup daerah dan generasi mendatang,” ujar Bupati.
Bupati yang akrab disapa Andi Utta tersebut mencontohkan dampak perubahan iklim yang mulai dirasakan masyarakat, salah satunya pada sektor pertanian. Menurutnya, musim berbuah tanaman cengkeh saat ini sudah tidak menentu dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.