Sulawesinetwork.com - Kinerja sektor jasa keuangan di Sulawesi Selatan masih tetap kokoh, stabil, dan terus bertumbuh.
Stabilitas kinerja sektor jasa keuangan di Provinsi Sulawesi Selatan tetap terjaga diiring dengan pertumbuhan yang positif ini disimpulkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulsel.
Stabilitas kinerja sektor jasa keuangan ini berkat sinergitas dan koordinasi kuat antara OJK, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan.
Baca Juga: Bertemu dengan Komunitas Perempuan Tionghoa, Wagub Sulsel: IWATI Bagian Penting Merawat Keberagaman
Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman mengatakan, "Tentunya hal itu berdasarkan data yang akurat. Dimana OJK bertugas mengawasi lalu lintas keuangan," ungkapnya.
Selain itu, hal tersebut juga terlihat dari pertumbuhan ekonomi Sulsel yang stabil.
"Dari pengamatan secara kasat mata saja, terlihat aktivitas ekonomi Sulsel itu tetap terjaga stabil, termasuk di sektor keuangan. Hal itulah yang membuat OJK menyebut kinerja sektor jasa keuangan di Sulawesi Selatan tetap terjaga diiring dengan pertumbuhan yang positif," jelasnya.
Baca Juga: Utang Pajak Motor Lunas! Dedi Mulyadi Bebaskan Tunggakan, Waspada Pungli, Lapor Medsos!
Terpisah, Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch. Muchlasin menjelaskan, "Stabilitas ini didukung oleh kinerja intermediasi yang kontributif dan profil risiko yang terkendali. Hal ini sejalan dengan Stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) secara nasional yang ikut terjaga, di tengah tantangan perekonomian global dan domesitik berdasarkan hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK pada 26 Februari 2025," imbuhnya.
Moc. Muchlasin diketahui adalah pimpinan OJK Sulselbar yang baru menggantikan Darwisman. Pengukuhannya sebagai Kepala OJK Sulselbar dilaksanakan di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin, 17 Maret dihadiri oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.
Perkembangan Sektor Perbankan
Baca Juga: Gebrakan Dedi Mulyadi: Utang Pajak Motor Warga Jabar Lunas! Kesempatan Emas Setelah Lebaran!
Sektor Perbankan di Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan pertumbuhan positif. Pada posisi Januari 2025, total aset perbankan tumbuh sebesar 5,59 persen (yoy) dengan nominal mencapai Rp200,37 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 6,21 persen (yoy) dengan nominal mencapai Rp134,73 triliun.
Artikel Terkait
Persiapan Matang Timnas Indonesia di Bawah Arahan Patrick Kluivert Menuju Laga Krusial Kontra Australia
Gagasan Penjara Pulau Terpencil untuk Koruptor: Efek Jera Maksimal atau Kontroversi Baru?
Skuad Garuda Makin Beringas: 3 Pemain Diaspora Tiba di Sydney, Siap Gempur Australia!
KPK Dorong Hukuman Maksimal bagi Koruptor: Penjara Pulau Terpencil dan Minimal 10 Tahun Kurungan!
Tragedi Berdarah di Lampung: Penggerebekan Judi Sabung Ayam Berujung Maut, 3 Polisi Gugur Ditembak!
IHSG Anjlok, Menteri UMKM Tegaskan Program Hapus Utang Bukan Penyebabnya: Justru Menyehatkan Bank Himbara!
Operasi Senyap di Bromo: Bongkar Ladang Ganja, Bukan Staf TNBTS Pelakunya!