Melalui rilis tertulis Humas Pemkab Bulukumba menyatakan jika Syahruni melakukan peninjauan di sekolah tersebut sehari setelah insiden itu terjadi.
"Alhamdulillah kita telah mengunjungj langsung SD Negeri 171 Loka pagi tadi. Kita bertemu dengan siswa, kepala sekolah dan guru-guru," kata Syahruni Haris dalam keterangannya, Sabtu 25 Januari 2025.
Baca Juga: Mengapa Sering Turun Hujan Saat Imlek? Ini Filosofi dan Maknanya
Anggota DPRD Bulukumba asal Dapil Kecamatan Ujung Bulu dan Ujung Loe ini, mengatakan bahwa saat kunjungannya tak ada program MBG. Program MBG di SD 171 Loka hanya berlangsung lima hari sekolah.
Lebih lanjut, Syahruni Haris mengaku meski tak menemukan MBG di sekolah itu, tetapi dia meminta penjelasan pihak sekolah sekaitan dengan beredarnya informasi adanya telur yang tak layak konsumsi.
"Kita tadi meminta informasi seperti apa kejadian sebenarnya. Pihak sekolah bilang kalau tidak ada telur busuk. Tetapi ada salah satu siswa yang alergi telur. Dia (siswa) itu makan, akhirnya muntah-muntah," ujarnya.
"Siswa yang bersangkutan juga mengaku bahwa ia alergi telur," tambahnya.
Ketua DPC Partai Gerindra Bulukumba ini, menyampaikan bahwa tak ada permasalahan pada penyedia MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di UPT SDN 171 Loka. (*)
Artikel Terkait
Viral Sopir Kena Apes di Lampung! Mobilnya Terguling, Warga Malah Sibuk Menjarah Durian yang Berhamburan di Jalan
Neymar Resmi Pergi Tinggalkan Al-Hilal, ke Manakah Pelabuhan Baru sang Bintang Brazil Itu Selanjutnya?
Momen Pecah Tawa Prabowo dan Anwar Ibrahim, Gara-gara Pajangan Mobil F1
Geliat Ketum PSSI Erick Thohir Mampir ke Belanda, Pertemuan dengan KNVB untuk Ujicoba
Jadi Final Series, Squid Game 3 Bakal Tayang 2025: Penutup Penuh Emosi dan Kemungkinan Spin-Off
Manfaat KIP Kuliah 2025, Biaya Pendidikan hingga Bantuan Biaya Hidup
Terungkap! Pejabat Pemkab Bulukumba Disebut Jadi Penyedia MBG, Keluhan Telur Busuk Kerap Tak Digubris
Nokia N75 Max 5G: Raja Baru Smartphone dengan Kamera 200MP!