Sulawesinetwork.com - Kelangkaan pupuk untuk para petani kembali menjadi keluhan utama yang disampaikan dalam berbagai pertemuan dan kampanye yang dilakukan pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Bulukumba.
Masalah kelangkaan pupuk yang kerap terjadi setiap musim tanam, menjadi hambatan besar bagi produktivitas pertanian. Para petani merasa tertekan karena sering kali mereka kesulitan mendapatkan pupuk dengan harga yang terjangkau dan tepat waktu.
Menanggapi situasi ini, pasangan calon bupati dan wakil bupati Bulukumba, Jamaluddin M Syamsir (JMS) dan Tomy Satria Yulianto (TSY) menawarkan solusi konkret melalui program penyediaan cadangan pupuk pemerintah.
Program ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan pupuk bagi petani, terutama di saat-saat krusial ketika kebutuhan sangat tinggi.
Dalam beberapa pertemuan tatap muka dengan masyarakat, JMS sering kali mendengar langsung keluhan dari para petani terkait sulitnya mendapatkan pupuk.
Salah satu petani di Kecamatan Gantarang, Askar, menyatakan bahwa kelangkaan pupuk sudah berlangsung lama dan mempengaruhi hasil panennya.
Baca Juga: Layanan Puskesmas Setara Rumah Sakit, Warga Camba Lojong Ingin Ilham Azikin Dua Periode
“Setiap musim tanam, pupuk selalu jadi masalah besar. Kadang harus berebut dengan petani lain, kadang pupuknya ada tapi harganya melambung tinggi. Kalau begini terus, susah bagi kami untuk menghasilkan panen yang baik,” kata Askar.
Merespons keluhan tersebut, JMS mengungkapkan bahwa penyediaan cadangan pupuk pemerintah merupakan salah satu program strategis yang akan dijalankan jika mereka dipercaya memimpin Bulukumba.
Program ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pupuk sepanjang musim tanam dan menghindari praktik spekulasi harga di pasar.
Baca Juga: Tiga Pimpinan DPRD Bulukumba Resmi Dilantik, Sejarah Baru Dipimpin Perempuan
“Kami paham betul bahwa kelangkaan pupuk berdampak langsung pada produktivitas petani. Oleh karena itu, program cadangan pupuk pemerintah akan menjadi prioritas untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pupuk," tegasnya.
"Dengan adanya cadangan pupuk ini, pemerintah daerah bisa turun tangan langsung saat kelangkaan terjadi, sehingga petani tidak lagi dirugikan,” tambah JMS.
Artikel Terkait
BEM UNM Dorong Mahasiswa Pakai Hak Suara di Pilkada 2024 dan Tolak Politik Uang
JADIMI Creatif Hub untuk Kepemudaan, Jubir: Saatnya Wujudkan Bulukumba Layak Pemuda
Pegawai Dishub Sulsel Dikeroyok Sekelompok Orang di Bantaeng, Ternyata Ini Penyebabnya
Dugaan Pelanggaran Mutasi Lingkup Pemkab Bulukumba Berlanjut hingga Bawaslu RI, Sejumlah Bukti Diserahkan
Pemkab Bantaeng Raih Penghargaan Top 5 Inovasi Terbaik Tingkat Nasional
Korban Penganiayaan Rombongan Kampanye 01 Diperiksa Polisi, PH Minta Nurdin Abdullah Dipanggil Jadi Saksi
Pedagang Pasar Sentral Bulukumba Curhat ke JMS: Sekarang Sudah Jadi Pasar Tidur, Sepi dan Retribusi Naik
Serentak di 24 Kabupaten/Kota, Bantaeng Turut Ambil Bagian Meriahkan Rangkaian HUT Sulsel ke-355