Menurutnya, hal ini akan mudah diselesaikan jika semua pihak duduk Bersama membahas soal ini dengan berkoordinasi dengan pihak Bulog Provinsi dan Pusat.
Baca Juga: Bulukumba Tuan Rumah Milad Aisyiyah ke 107, Banrialang: Kinerja Bupati Andi Utta Sudah Kami Rasakan
"Tentu kondisi ini akan mendapat solusi dan membantu petani. Tidak boleh ada keragu-raguan pemerintah untuk membantu rakyatnya," tegasnya.
Pemerintah dan forkopimda diharapkan tidak tinggal diam melihat para petani menangis karena hasil panen mereka. Justru menurutnya petani saat ini harus bergembira karena hasil panen mereka.
"Petani menangis dalam keadaan harusnya mereka berbahagia karena hasil panen yang mereka dapatkan. Tapi saat ini mereka menangis dan tidak tahu harus bagaimana," keluhnya.
Baca Juga: RMB dan RK Bertemu. Akankah Berpaket di Pilwalkot Palopo 2024?
Fahidin berharap agar pemerintah bisa segera melakukan pertemuan dan Komisi B bersediah untuk menjadi mediator untuk mempertemukan pihak yang terkait.
"Komisi B yang membidangan para petani siap untuk menjadi mediator agar bisa duduk Bersama dan membahas soal ini. Ini penting untuk diselesaikan bersama," tutupnya.(*)
Artikel Terkait
Sempat Viral Diduga Banyak Pungli, Ternyata Seperti Ini Wisata Titik Nol Bira di Bulukumba
Seleksi CASN dan PPPK 2024 Dibuka Juni-Juli, Peluang untuk Honorer. Ini Formasi Lengkapnya
MenPANRB Terbitkan Edaran Soal Nasib Tenaga Honorer yang Gagal di PPPK 2023, Begini Penjelasannya
Pernyataan Ketua KPU Soal Caleg Terpilih tidak Harus Mundur Dianggap Mengingkari Aturan Sendiri
Antara Seru-seruan atau Sensasi Para Penantang di Pilkada Bulukumba 2024
PDAM Bulukumba Butuh Penyelamatan, Direktur Lowong Ditinggal Mundur