Sulawesinetwork.com - Tanggal 14 Februari 2024, Kabupaten Bulukumba merayakan Hari Jadi yang ke-64 tahun setelah dinyatakan berdiri pada tahun 1960.
Bulukumba resmi dinyatakan menjadi kabupaten setelah melalui banyak catatan sejarah, termasuk dengan penamaan hingga lahirnya slogan yang menjadi identitas.
Paradigma kesejarahan, kebudayaan, dan keagamaan memberikan nuansa moralitas dalam sistem pemerintahan yang pada tatanan tertentu menjadi etika bagi struktur kehidupan bermasyarakat.
Baca Juga: Kerap Diisukan Jatuh Sakit, Prabowo Kembali Jadi Korban Kampanye Hitam
Nuansa moralitas ini pula yang mendasari lahirnya slogan pembangunan “Bulukumba Berlayar” yang mulai disosialisasikan pada bulan September 1994 dan disepakati penggunaannya pada tahun 1996.
Konsepsi “Berlayar” sebagai moral pembangunan lahir batin mengandung filosofi yang cukup dalam serta memiliki kaitan kesejarahan, kebudayaan dan keagamaan dengan masyarakat Bulukumba.
“Berlayar”, merupakan sebuah akronim dari kalimat kausalitas yang berbunyi “Bersih Lingkungan Alam Yang Ramah”.
Baca Juga: Prabowo di Malang, Seru-seruan Joget Bareng Denny Caknan hingga Terima Hadiah dari Warga
Slogan Kabupaten Bulukumba
Paradigma kesejarahan, kebudayaan dan keagamaan memberikan nuansa moralitas dalam sistem pemerintahan yang pada tatanan tertentu menjadi etika bagi struktur kehidupan masyarakat melalui satu prinsip "Mali’ siparappe, Tallang sipahua".
Ungkapan yang mencerminkan perpaduan dari dua dialek bahasa Bugis-Makassar Konjo tersebut merupakan gambaran sikap batin masyarakat Bulukumba.
Itu untuk mengemban amanat persatuan di dalam mewujudkan keselamatan bersama demi terciptanya tujuan pembangunan lahir dan batin, material dan spiritual, dunia dan akhirat.
Nuansa moralitas ini pula yang mendasari lahirnya slogan pembangunan "Bulukumba Berlayar" yang mulai disosialisasikan pada bulan September 1994 dan disepakati penggunaannya pada tahun 1996.
Konsepsi "Berlayar" sebagai moral pembangunan lahir batin mengandung filosofi yang cukup dalam serta memiliki kaitan kesejarahan, kebudayaan dan keagamaan dengan masyarakat Bulukumba.
Artikel Terkait
Adopsi Teknologi Modern, Tahun 2023 Pemkab Bulukumba Alokasikan Anggaran Rp29,9 Miliyar untuk Irigasi, Begini Rinciannya
Aktivitas di Gedung Phinisi Bulukumba Mulai Terpusat, Kenali Setiap Lantainya Saat Berkunjung
Dugaan SPj Fiktif Diskominfo Bulukumba Kini Berproses di Inspektorat
Ingat! Besok Seluruh Pegawai Berpakaian Hitam dan Lakukan Ini Untuk Sambut Hari Jadi Bulukumba ke-64
Pakaian Hitam di Hari Jadi Bulukumba ke-64 Tahun, Identitas Budaya Suku Kajang yang Terus Dijaga
64 Tahun Bulukumba, Daerah yang Erat Kaitannya dengan Dua Kerajaan Besar di Sulawesi Selatan, Begini Kilas Sejarahnya
Hari Jadi Bulukumba ke-64 Tahun, Ini Kepala Daerah Berjuluk Bumi Panrita Lopi dari Masa Kemasa