"Jadi mulai dua tahun ini bisa membiayai infrastruktur kabupaten kota, jalan jembatan kota dan provinsi," imbuhnya.
Dia berharap agar Jembatan Akbar Parepare bisa dimanfaatkan dengan baik. Pemerintah daerah juga diminta untuk membangun jembatan dengan melibatkan unsur swasta.
"Tetapi kita harus buat skenario alternatif, bagaimana sumber penghasilan kita cukup membangun ini dana termasuk harus memikirkan swastanisasi untuk pembangunan jalan akses yang bisa menambah kemampuan kita dalam mempercepat pelayanan publik," papar Bahtiar.
Bahtiar mengakui ada keterbatasan pemerintah dalam membangun daerah. Namun dia memastikan akan tetap berupaya untuk optimalisasi pembangunan daerah yang lebih cepat dibandingkan sebelumnya.
"Kita harus jujur demikian agar rakyat kita tahu bahwa ada keterbatasan tapi saya pastikan bahwa saya sebagai Pj Gubernur dan Pj Wali Kota sedang mencari cara alternatif metode membangun Sulsel yang tepat dan akselerasinya lebih cepat dibanding waktu waktu sebelumnya," terangnya.
Artikel Terkait
Dengan Luas Wilayah Hanya 99 Km², Kota Parepare Bukan Posisi Pertama Daerah Tersepi di Sulawesi Selatan 2023
Lebih Luas dari Kota Parepare, Begini Luas Kecamatan di Kabupaten Bone Calon Ibu Kota Provinsi Bugis Timur
Parepare, Maros, Jeneponto, Masuk Kategori Daerah Rawan Netralitas ASN di Pemilu 2024
Pemerintah Kota Parepare Membuka 224 Formasi PPPK 2023. Penerimaan Tenaga Teknis Ditiadakan
Pj Gubernur Sulsel Tanam Bibit Jagung di Desa Tanah Harapan, Bupati Bulukumba Beri Dukungan
Pemprov Sulsel Ungkap Daerah Kategori Rawan Tinggi Pemilu 2024, Bulukumba-Parepare Jadi Sorotan
Pj Gubernur Sulsel Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Cekkeng Bulukumba, Akui Harga Cabe Tetap Pedas
Pj Gubernur Dorong Pengembangan Ketahanan Pangan, JK Sebut Standar Pendidikan di Sulsel Masih Rendah