hukrim

Paman Korban Minta Transparansi Kasus Mahasiswa UGM Tewas Ditabrak BMW, Ada Dugaan Pergantian Pelat Nomor

Senin, 2 Juni 2025 | 11:02 WIB
Foto ilustrasi - Pihak keluarga Argo Ericko Achfandi minta aparat transparan soal proses hukum. (freepik.com)

Sulawesinetwork.com – Kasus meninggalnya Argo Ericko Achfandi (19), mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), akibat ditabrak mobil BMW pada Sabtu dini hari, 24 Mei 2025, di Jalan Palagan, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, terus menjadi sorotan.

Pihak keluarga korban, melalui pamannya, Achfas Prihatna, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dan transparan seluruh aspek kasus ini.

Achfas berharap seluruh proses, baik sebelum maupun sesaat setelah kecelakaan, dapat diselidiki secara terbuka dan menyeluruh.

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba, Syahruni Haris Serukan Pentingnya Mengamalkan Nilai-nilai Luhur Pancasila

"Baik itu pelaku yang sesaat sebelum dan sesudah itu tolong dikawal," kata Achfas kepada wartawan pada Minggu, 1 Juni 2025. Ia juga menekankan pentingnya aparat penegak hukum menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya. "Aparat dan semua yang berwenang itu betul-betul menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya," tambahnya.

Keluarga Argo menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak berwenang, termasuk kuasa hukum yang mendampingi mereka.

"Saya yakinlah bahwa kita masih mempercayakan ini kepada pihak berwenang," ujar Achfas, sembari menyebut kepolisian dan kuasa hukum.

Baca Juga: Misteri 'Project N75': Akankah Jadi Ponsel Nokia Paling Gahar di Tahun 2025?

Perkembangan mengejutkan dalam penyelidikan mengungkap adanya dugaan upaya pergantian pelat nomor pada mobil BMW yang dikemudikan Christiano Pengarapenta Pengidahen Tarigan (22), mahasiswa International Undergraduate Program (IUP) Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM.

Upaya tersebut diduga dilakukan saat kendaraan diamankan di Polsek Ngaglik.

Pelat nomor mobil yang semula F 1206 diduga diganti menjadi B 1442 NAC. Aksi ini diduga dilakukan oleh tiga orang berinisial IV, WI, dan NR pada Sabtu pagi, sekitar pukul 09.00 WIB, hanya beberapa jam setelah insiden kecelakaan.

Baca Juga: Jelang Laga Krusial di GBK: Jay Idzes Tegaskan Soliditas Garuda Meski Didera Absennya Pemain Kunci

Meskipun demikian, Polresta Sleman telah berhasil mengungkap identitas ketiga orang yang diduga terlibat dalam pergantian pelat nomor tersebut.

Kasus ini semakin kompleks dengan adanya dugaan upaya manipulasi bukti.

Halaman:

Tags

Terkini