Maura tergiur dengan upah yang ditawarkan. Untuk satu kali pengiriman sebanyak 5.000 butir, ia mendapatkan Rp3 juta.
Sementara itu, pengiriman 2.000 butir dihargai Rp2 juta. Salah satu pengiriman besar, yakni 5.000 butir, rencananya akan dikirimkan ke wilayah Sunter, Jakarta Utara.
Baca Juga: Evaluasi SOP Pendakian Gunung: Agam Rinjani Soroti Pentingnya Pemandu Berlisensi
“Maura sempat meminta uang jalan dan dikasih Rp4 juta. Total upah yang sudah diterima sebesar Rp9 juta,” tambah Eko.
Penangkapan Maura menjadi bukti keseriusan Bareskrim Polri dalam memberantas peredaran narkotika, terutama yang melibatkan jaringan internasional.
Kasus ini diharapkan dapat membuka tabir lebih lebar mengenai sindikat-sindikat narkoba yang mencoba merusak generasi muda Indonesia.(*)
Artikel Terkait
Sejarah Baru Pemberantasan Narkoba: Andi Amar Apresiasi Pengungkapan 2 Ton Sabu di Kepri
6 Fakta Penangkapan Oknum PNS DPRD Bulukumba Lantaran Membawa Narkoba Diduga Sabu
Operasi Antik Lipu 2025: Polres Bulukumba Sikat 4 Kasus Narkoba dalam Sepekan, ASN Turut Diamankan!
BNN Ungkap 285 Tersangka Narkoba: Ibu Rumah Tangga Diperdaya Jadi Kurir Lintas Pulau oleh Sindikat
Operasi Antik Lipu 2025: Polres Bulukumba Kembali Sikat 2 Kasus, 3 Pelaku Narkoba Diciduk
Penyelundupan 30 Kg Sabu dan 2.000 Liquid Vape Narkoba dari Malaysia Digagalkan, Pengendali Masih Diburu!
Gerak Cepat Bupati Bulukumba: Pimpin Langsung Tes Urine Mendadak di Gedung Pinisi, Usai 1 Pegawai RSUD Positif Narkoba
Operasi Antik Lipu 2025: Polres Bulukumba Tak Kenal Lelah Sikat Narkoba, Tiga Pelaku Kembali Diamankan!
KNPI Makassar Apresiasi Kapolrestabes: 'Buktikan Nyali' Jelang Hari Bhayangkara ke-79 dengan Gulung Jaringan Narkoba
Israel Diduga Campur Narkoba dalam Tepung Bantuan untuk Gaza, Picu Kecaman Internasional