Penyidik berharap dapat menggali informasi mendalam mengenai proses penawaran, negosiasi, dan segala bentuk interaksi yang mungkin mengarah pada indikasi korupsi.
Tak berhenti pada Google, penyidik Kejagung juga mulai mengarahkan fokus pada para vendor penyedia laptop yang terlibat dalam proyek pengadaan ini.
Baca Juga: Siap Jadi Sorotan: Nokia Eve Max 5G, Mengapa Kamu Harus Memilikinya?
Pemeriksaan terhadap vendor bertujuan untuk memahami pola kerja sama antara mereka dengan Google dalam penyediaan laptop berbasis Chromebook.
"Ini kan pengadaan laptop berbasis sistem Google Chromebook produknya Google. Sementara ada beberapa vendor, lalu bagaimana kerja samanya dengan pihak Google, tentu kan di situ benang merahnya," jelas Harli.
Potensi adanya "benang merah" ini menguatkan dugaan bahwa ada jaringan yang terstruktur dalam proses pengadaan, yang mungkin melibatkan kolusi antara pihak Google, vendor, dan oknum di Kemendikbudristek.
Kasus dugaan korupsi ini terus bergulir dan menarik perhatian publik secara luas.
Mengingat nilai proyek yang fantastis dan dampak langsungnya pada dunia pendidikan nasional, diharapkan Kejagung dapat menuntaskan kasus ini dengan transparan dan adil, demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Apakah menurut Anda pemeriksaan terhadap Google dan vendor akan mengungkap semua fakta di balik dugaan korupsi ini?(*)
Artikel Terkait
Skandal Korupsi Pertamina Rp193 Triliun, Kejagung Periksa Fitra Eri dan Pejabat Tinggi ESDM
Fitra Eri Diperiksa Kejagung, Ungkap Pemeriksaan Soal Keahlian Otomotif, Bukan Korupsi Pertamina
Skandal Korupsi Pertamina Mengguncang: Kejagung Gandeng BPK Hitung Kerugian Negara, Angka Fantastis Dikhawatirkan Muncul!
Ahok Bongkar Isi Rapat Pertamina saat Diperiksa Kejagung, Akui Masih Simpan Catatan Tiap Agenda
Update Skandal Korupsi Pertamina: Kejagung Cecar 14 Pertanyaan saat Periksa Ahok, Apa Saja?
Ahok Terperangah: Kejagung Ungkap Data 'Rahasia' Pertamina dalam Skandal Korupsi Minyak Mentah!
Revisi UU TNI: Prajurit Aktif Hanya Bisa Duduki Jabatan Jampidmil di Kejagung
Kejagung Buka Suara Soal Penjagaan TNI: Tegaskan Tak Ada Campur Tangan dalam Kasus Hukum!
Kejagung Bantah Klaim Wilmar soal Dana Jaminan Rp11,8 Triliun, Sebut Tak Ada Dana Jaminan dalam Tindak Pidana Korupsi
Kejagung Cegah Nadiem Makarim ke Luar Negeri Terkait Kasus Korupsi Digitalisasi Pendidikan