Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya klaim kelompok semacam ini.
Mereka sudah terbukti melakukan pemalsuan dan penipuan.
Baca Juga: Sidang Etik Eks Kapolres Ngada: Terancam PTDH, Kompolnas Awasi Ketat
"Kami berharap masyarakat tidak mudah tertipu dengan organisasi semacam ini. Mereka hanya mencari keuntungan dengan cara ilegal dan bahkan berani mengancam keamanan negara," kata Tono.
Polres Cianjur memastikan kasus ini akan terus dikembangkan.
Mereka juga bekerja sama dengan instansi terkait untuk menutup celah hukum bagi kelompok ini.
Baca Juga: Sempat Tertunda, MenPAN RB Pastikan Pengangkatan CASN 2024 Dipercepat Tahun Ini
Akankah ancaman ini hanya gertakan sambal? Atau justru awal dari aksi yang lebih berbahaya? Polisi terus bergerak, dan masyarakat menanti kejelasan.(*)
Artikel Terkait
Segini Upah yang Diterima Pencetak Uang Palsu, Kapus UIN Alauddin Makassar Pengendali
98 Barang Bukti Kasus Uang Palsu UIN Alauddin, Ada Mata Uang Korea-Vietnam
Heboh! Uang Palsu UIN Alauddin Makassar Diisukan untuk Biaya Pilkada di Sulsel
Uang Palsu UIN Alauddin Libatkan Dua Pegawai Bank BUMN, Ini Aktor Utamanya
Staf UIN Alauddin Meninggal Usai Disebut Terlibat Sindikat Uang Palsu
Kena Hujat Netizen! Demi Viral Cowok Ini Minta Maaf Usai Sebar Hoax Uang Palsu di ATM BRI
ASS Jadi Tersangka Kasus Uang Palsu di UIN Alauddin Makassar, Perannya Terungkap
Terungkap! Penjual Air Zamzam Palsu Raup 41 Miliar Dalam Setahun
Jaksa Kembalikan Berkas Perkara Uang Palsu UIN
Telisik Kasus DeepFake Catut Pejabat Istana, Intip Skandal Terbaru yang Dibongkar Polisi: Ada Editan Wajah Palsu Prabowo-Gibran