Sulawesinetwork.com - Bak drama menegangkan, penangkapan anggota sindikat pemalsuan dokumen Sunda Archipelago oleh Polres Cianjur berbuntut panjang.
Kelompok yang mengklaim sebagai Kekaisaran Sunda Nusantara ini mengirimkan ancaman mengerikan yaitu membubarkan Indonesia dan membom Jakarta!
Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Tono Listianto, mengungkapkan pihaknya menerima surat ancaman yang ditandatangani Sekretaris Jenderal Sunda Archipelago.
Baca Juga: Dua Dosa Besar, Eks Kapolres Ngada Terancam PTDH: Asusila Anak dan Narkoba Jadi Sorotan
"Isinya merupakan protes serta keberatan atas penangkapan terhadap pejabat mereka," ujar Tono.
Dalam surat tersebut, kelompok ini meminta pembebasan Hasanudin (yang mengklaim sebagai pejabat kekaisaran) dan tiga anggota lainnya.
Jika tidak, mereka mengancam "federasi internasional" akan membubarkan Indonesia dan membom Jakarta seperti tragedi Hiroshima dan Nagasaki.
Baca Juga: DPR Bantah Kebut Revisi UU TNI di Hotel: Rapat Terbuka, Bukan Diam-diam!
"Mereka meminta Hasanudin yang merupakan pejabat kekaisaran dan tiga orang lainnya dibebaskan. Kalau tidak, mereka mengklaim bahwa federasi internasional akan membubarkan Indonesia dan membom Jakarta. Ini tentu menjadi ancaman serius yang harus kami dalami," katanya.
Ancaman ini tak hanya datang dalam bentuk surat fisik, tapi juga salinan digital yang dikirim via WhatsApp. Polisi pun tak tinggal diam.
"Kami akan mendalami dan mengejar pelaku yang mengirimkan surat ini. Ancaman seperti ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, karena dapat membahayakan keamanan negara," tegas Tono.
Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran 2025, Dinkes Bulukumba Periksa Kesehatan Para Sopir: Keselamatan Perjalanan
Kasus ini menjadi perhatian serius, mengingat Sunda Archipelago kerap melontarkan klaim kontroversial.
Kini, mereka berani mengancam negara.
Artikel Terkait
Segini Upah yang Diterima Pencetak Uang Palsu, Kapus UIN Alauddin Makassar Pengendali
98 Barang Bukti Kasus Uang Palsu UIN Alauddin, Ada Mata Uang Korea-Vietnam
Heboh! Uang Palsu UIN Alauddin Makassar Diisukan untuk Biaya Pilkada di Sulsel
Uang Palsu UIN Alauddin Libatkan Dua Pegawai Bank BUMN, Ini Aktor Utamanya
Staf UIN Alauddin Meninggal Usai Disebut Terlibat Sindikat Uang Palsu
Kena Hujat Netizen! Demi Viral Cowok Ini Minta Maaf Usai Sebar Hoax Uang Palsu di ATM BRI
ASS Jadi Tersangka Kasus Uang Palsu di UIN Alauddin Makassar, Perannya Terungkap
Terungkap! Penjual Air Zamzam Palsu Raup 41 Miliar Dalam Setahun
Jaksa Kembalikan Berkas Perkara Uang Palsu UIN
Telisik Kasus DeepFake Catut Pejabat Istana, Intip Skandal Terbaru yang Dibongkar Polisi: Ada Editan Wajah Palsu Prabowo-Gibran