Perjuangan Siswa SD di Tolikara: Menunggu Pesawat Lepas Landas Menjadi 'Lampu Merah' Alami demi Pergi ke Sekolah

photo author
Sytha AR, Sulawesi Network
- Jumat, 20 Februari 2026 | 12:04 WIB
Mengintip momen viral anak-anak SD di Tolikara, Papua Pegunungan yang harus menunggu pesawat melintas setiap berangkat ke sekolah.  (Instagram.com/@ussfeeds)
Mengintip momen viral anak-anak SD di Tolikara, Papua Pegunungan yang harus menunggu pesawat melintas setiap berangkat ke sekolah. (Instagram.com/@ussfeeds)

Sulawesinetwork.com – Sebuah potret inspiratif sekaligus mengharukan datang dari tanah Papua Pegunungan.

Di saat anak-anak di kota besar mengeluhkan kemacetan kendaraan, para siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Tolikara justru harus berhadapan dengan "kemacetan" yang tak biasa, yaitu menunggu pesawat terbang melintas sebelum bisa melangkahkan kaki ke sekolah.

Pemandangan unik ini terekam dalam video yang viral di media sosial, memperlihatkan rutinitas harian yang menantang namun dijalani dengan penuh ketertiban oleh para penerus bangsa tersebut.

Baca Juga: Duka di Ambang Ramadan: Banjir Lumpur Terjang Pidie Jaya, Warga Terpaksa Lewati Tarawih Pertama di Tengah Genangan

Dalam unggahan akun Instagram @ussfeeds pada Jumat (20/2/2026), terlihat anak-anak berseragam merah-putih berdiri tegap di pinggir landasan pacu Bandar Udara Karubaga, Distrik Karubaga.

Lokasi sekolah mereka yang berada di seberang bandara memaksa mereka harus melintasi runway yang aktif.

Video yang bersumber dari akun @yauw_1990 itu memperlihatkan betapa disiplinnya anak-anak ini.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Depan SPBU Jalanjang: Polres Bulukumba Tetapkan 3 Tersangka Penikaman Pemuda Asal Kajang

Mereka tidak nekat menyeberang, melainkan menunggu instruksi petugas dan membiarkan burung besi lepas landas atau mendarat terlebih dahulu.

"Momen ini memperlihatkan anak-anak berseragam sekolah berdiri di tepi runway, menunggu situasi dinyatakan aman oleh petugas," tulis narasi dalam postingan tersebut.

Beberapa siswa diketahui berasal dari SD YPPGI Karubaga dan sejumlah sekolah dasar negeri di sekitar bandara.

Baca Juga: Tega! Pura-pura Beli Nasi Uduk, Pria di Bekasi Gasak Dompet Nenek Penjual Hingga Rugi Rp4 Juta

Bagi mereka, suara bising mesin pesawat bukan lagi hal yang menakutkan, melainkan bagian dari ritme harian dalam mengejar cita-cita.

Setelah pesawat menjauh dan area dinyatakan clear, barulah mereka berjalan beriringan melintasi aspal landasan menuju ruang kelas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sytha AR

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X