Peningkatan jumlah pensiunan PNS diprediksi akan membengkakkan anggaran belanja pegawai.
Baca Juga: Canangkan PIN Polio, Dinkes Bulukumba Siapkan Dosis 135.900 Vial
Selain itu, sistem pembayaran pensiun berbasis gaji pokok dinilai terlalu kecil bagi PNS di era sekarang.
Penurunan nilai manfaat paling mencolok dirasakan oleh mereka yang terakhir menjabat sebagai eselon 1.
Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Isa Rachmatarwata, menilai penyusunan rancangan skema pensiunan bagi ASN termasuk PNS ini sangat kompleks.
Baca Juga: Pilgub Sulsel 2024! PKS dan Golkar Potensi Usung Calon, AIA Figur Kuat Gerindra
Isa meragukan skema pensiunan baru ini bisa rampung pada 2025.
"Kalau itu (pensiun skema fully funded) lebih kompleks lagi. Belum akan seketika (diterapkan 2025)," kata Isa, Senin, 22 Juli 2024.***
Artikel Terkait
Reformasi Pensiun ASN 2025, Apa Itu Skema Fully Funded dan Kapan Akan Diterapkan?
Kartu Prakerja Gelombang 71! Dapatkan Pelatihan dan Saldo Dana Gratis, Berikut Cara Daftarnya
Skema Pensiun ASN Disebut Bakal Berubah Drastis, Apa yang Harus Diketahui PNS dan PPPK?
Dapatkan Rp3,5 Juta dan Insentif Rp600 Ribu! Panduan Lengkap Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 71
Andi Utta Puji PKS Usai Usung Amri Arsyid, Golkar Kembali Timbang Usungan di Pilkada Serentak 2024
PKS Buka Peluang Bangun Poros Baru di Pilkada Bulukumba 2024, Andi Utta Bisa Ditinggal ?
Pilgub Sulsel 2024! PKS dan Golkar Potensi Usung Calon, AIA Figur Kuat Gerindra
Canangkan PIN Polio, Dinkes Bulukumba Siapkan Dosis 135.900 Vial
Sambut Pilkada Serentak, KPU Bulukumba Sosialisasi PKPU Nomor 8 Tahun 2024
Mengapa Skema Pensiun ASN Akan Berubah? Ini Alasan di Balik Kebijakan Baru 2025