Sulawesinetwork.com - Pemerintah berencana merombak skema pensiun Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun 2025.
Rencana ini mendapat tanggapan positif dari Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Dolfie Othniel Fredric Palit.
Dolfie mengungkapkan bahwa rencana perombakan tersebut telah dibahas dengan Komisi XI DPR dan Menteri Keuangan.
Baca Juga: Mengapa Skema Pensiun ASN Akan Berubah? Ini Alasan di Balik Kebijakan Baru 2025
"Sudah pernah dibahas Komisi XI dan Menkeu. Menkeu sedang menyusun konsep reformasi tersebut," ujar Dolfie, Selasa, 23 Juli 2024 dikutip dari CNBC Indonesia.
Selama ini, pemerintah menggunakan prinsip defined benefit dalam pembayaran dana pensiun, di mana skema yang digunakan adalah sistem pay as you go*.
Dana pensiun berasal dari gaji yang dihimpun PT Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) dan tambahan dari APBN.
Baca Juga: Skema Pensiun ASN Disebut Bakal Berubah Drastis, Apa yang Harus Diketahui PNS dan PPPK?
Namun, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) saat ini sedang mendesain skema baru dana pensiun.
Dolfie berharap manfaat dana pensiun dalam skema baru ini tetap sama bagi PNS, tetapi dapat menyesuaikan dengan kemampuan APBN.
"Kemenkeu sedang mendesain agar manfaatnya tetap bagi PNS tetapi masih dapat dikelola dalam batas kapasitas APBN yang memadai," tambahnya.
Baca Juga: Sambut Pilkada Serentak, KPU Bulukumba Sosialisasi PKPU Nomor 8 Tahun 2024
Dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2025 mengungkap rencana pemerintah merombak sistem pensiun PNS.
Sistem pensiun saat ini dianggap berpotensi meningkatkan risiko fiskal di masa mendatang, terutama karena tren penuaan penduduk atau aging population.
Artikel Terkait
Reformasi Pensiun ASN 2025, Apa Itu Skema Fully Funded dan Kapan Akan Diterapkan?
Kartu Prakerja Gelombang 71! Dapatkan Pelatihan dan Saldo Dana Gratis, Berikut Cara Daftarnya
Skema Pensiun ASN Disebut Bakal Berubah Drastis, Apa yang Harus Diketahui PNS dan PPPK?
Dapatkan Rp3,5 Juta dan Insentif Rp600 Ribu! Panduan Lengkap Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 71
Andi Utta Puji PKS Usai Usung Amri Arsyid, Golkar Kembali Timbang Usungan di Pilkada Serentak 2024
PKS Buka Peluang Bangun Poros Baru di Pilkada Bulukumba 2024, Andi Utta Bisa Ditinggal ?
Pilgub Sulsel 2024! PKS dan Golkar Potensi Usung Calon, AIA Figur Kuat Gerindra
Canangkan PIN Polio, Dinkes Bulukumba Siapkan Dosis 135.900 Vial
Sambut Pilkada Serentak, KPU Bulukumba Sosialisasi PKPU Nomor 8 Tahun 2024
Mengapa Skema Pensiun ASN Akan Berubah? Ini Alasan di Balik Kebijakan Baru 2025