Sulawesinetwork.com - Euforia kelolosan Timnas Indonesia ke Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia masih terasa hangat.
Bersama Arab Saudi, Oman, Irak, Qatar, dan Uni Emirat Arab, Garuda siap memperebutkan tiket langsung ke Piala Dunia 2026 atau setidaknya jatah playoff dari Benua Kuning.
Namun, di tengah persiapan drawing pada 17 Juli 2025, sebuah isu panas mengancam transparansi ajang prestisius ini, menyeret AFC ke dalam pusaran kritik!
Baca Juga: Kemendagri Tegas: Ormas Dilarang Mengenakan Seragam Ala TNI/Polri, Wajib Ditertibkan!
Sebelumnya, bisik-bisik yang semakin nyaring terdengar adalah kemungkinan AFC akan menunjuk Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Ini memicu kekhawatiran serius di kalangan tim peserta lain, mengingat kedua negara tersebut juga merupakan kontestan di babak penentuan ini.
Pertanyaan besar pun mengemuka: Apakah babak krusial ini akan digelar di satu atau dua negara? Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari AFC.
Baca Juga: Kopdes Merah Putih: Ambisi Raksasa atau Jebakan Berlubang? Ini Jawaban Sang Menteri
Federasi Sepak Bola Asia Berteriak: "Transparansi, AFC!"
Situasi ini membuat federasi sepak bola dari beberapa negara peserta Round 4 tak tinggal diam. Pada Jumat, 13 Juni 2025, Federasi Sepak Bola Oman dan Uni Emirat Arab (UEA) secara resmi melayangkan surat kepada AFC, menuntut transparansi total terkait proses penunjukan tuan rumah.
"Federasi sepakbola Oman menekankan perlunya menerapkan transparansi dan netralitas dalam proses pemilihan tuan rumah untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026," demikian bunyi pernyataan tegas dari akun Instagram resmi @omanfa. Sebuah desakan jelas agar proses ini bebas dari bias.
Baca Juga: Fokus Lawan Kanker, Vidi Aldiano Bicara Soal Polemik 'Nuansa Bening': Berharap Ada Titik Temu
Tak hanya Oman dan UEA, Federasi Timnas Irak juga dikabarkan telah mengirimkan surat serupa, meminta kejelasan dari AFC. UEA bahkan menegaskan perlunya kesepakatan bulat dalam pemilihan tuan rumah.
"Federasi sepakbola UEA mengimbau agar asosiasi internasional dan Saisa bisa sepakat secara bulat saat memilih tuan rumah untuk laga Kualifikasi Piala Dunia 2026," tulis @ueafa pada Kamis, 12 Juni 2025.
Artikel Terkait
Momen Prabowo Sebut Lebih Baik Naikkan Gaji Hakim Ketimbang Dicuri Koruptor
Heboh! Skandal Jual Beli 'Kursi' SPMB 2025 Terkuak: Rp8 Juta per Siswa
IFG dan Perpusnas RI: Bersinergi Membangun Generasi Literat untuk Indonesia Emas 2045
Lonjakan COVID-19: IFG Ingatkan Pentingnya Asuransi Kesehatan dan Gaya Hidup Sehat
Menag Nasaruddin Umar Bantah Keras Isu Pemotongan Kuota Haji 2026: Jangan Buat Resah, Semua Berjalan Lancar!
BPKH Limited Minta Maaf, Kompensasi Disiapkan untuk 20.000 Jemaah Haji Terdampak Katering Telat Pasca-Armuzna
Harga dan Ketersediaan Nokia X700 5G di Indonesia: Siap Jadi Pesaing Kuat!