nasional

Wajo Terbaik I Creative Financing Sulawesi 2026, Bupati Andi Rosman Terima Penghargaan Kemendagri

Selasa, 2 Juni 2026 | 13:35 WIB
Tiga daerah di Sulawesi terima penghargaan dari Kemendagri.

Sulawesinetwork.com - Kabupaten Wajo berhasil meraih predikat Terbaik I kategori Creative Financing dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) Berprestasi 2026 Regional Sulawesi yang digelar di Hotel Claro Kendari, Jumat, 29 Mei 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) kepada Bupati Wajo, Andi Rosman, sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Wajo dalam mengembangkan strategi pembiayaan pembangunan yang inovatif di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Atas capaian tersebut, Kabupaten Wajo berhak memperoleh bantuan pemerintah senilai Rp3 miliar. Sementara Kabupaten Kolaka menempati posisi Terbaik II dengan bantuan Rp2 miliar dan Kabupaten Mamasa sebagai Terbaik III dengan bantuan Rp1 miliar.

Baca Juga: Kapolsek Gantarang Abdul Kadir Naik Pangkat Jadi AKBP Pengabdian

Ajang yang diselenggarakan melalui kerja sama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kompas.com tersebut memberikan penghargaan kepada daerah yang dinilai mampu mengoptimalkan sumber daya lokal serta menghadirkan alternatif pembiayaan pembangunan di luar ketergantungan pada APBD.

Dalam proses penilaian, Kemendagri menitikberatkan pada kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) secara efektif untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, aspek digitalisasi pemerintahan, tata kelola keuangan daerah, serta konsistensi terhadap prinsip-prinsip tata kelola yang baik juga menjadi indikator penting dalam pemeringkatan.

Baca Juga: 6 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Diperluas hingga Pemain Tutup Mulut Bisa Kartu Merah

Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah menyiapkan insentif fiskal dengan total anggaran mencapai Rp1 triliun bagi daerah-daerah yang menunjukkan kinerja terbaik.

Menurut Tito, sistem penghargaan tahun ini dirancang lebih adil dengan menggunakan pendekatan regional sehingga daerah dengan kapasitas fiskal lebih kecil memiliki peluang yang sama untuk bersaing.

Baca Juga: Wabup Sinjai Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Fondasi Perdamaian

“Kalau ditandingkan secara nasional, biasanya yang juara kota atau kabupaten besar. Daerah kecil akan sulit bersaing dengan daerah yang memiliki anggaran jauh lebih besar,” ujar Tito.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses penilaian dilakukan secara objektif dengan menggunakan data resmi yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan basis data Kemendagri.

Tito juga menyampaikan bahwa penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, dan inovasi pembangunan.

Halaman:

Tags

Terkini