nasional

Mahasiswa Indonesia di AS Sambut Hangat Kunjungan Presiden Prabowo: Titip Harapan untuk Hilirisasi Riset dan Perlindungan WNI

Rabu, 18 Februari 2026 | 11:04 WIB
Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat (AS) menyambut hangat kedatangan Presiden Prabowo Subianto.

Sulawesinetwork.com – Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat (AS) memicu gelombang optimisme di kalangan pelajar Indonesia yang menempuh studi di Negeri Paman Sam.

Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat (Permias) Nasional menyatakan dukungan penuh sekaligus menaruh harapan besar agar lawatan ini membuahkan hasil konkret bagi masa depan bangsa.

Di tengah situasi geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global, kehadiran Prabowo di Washington DC dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di mata dunia.

Baca Juga: Polemik Wakaf Al-Quran: Taqy Malik Tantang Randy Permana Tabayyun Usai Tudingan 'Mark Up' Harga

Presiden Permias Nasional, Axel Hutapea, mengakui bahwa kepemimpinan Prabowo saat ini berada di masa yang penuh tantangan.

Menurutnya, setiap kebijakan yang diambil dalam kunjungan ini akan sangat krusial bagi stabilitas nasional.

"Kami percaya pada kemampuan Presiden untuk memberikan yang terbaik untuk Indonesia melalui kebijakan-kebijakan yang memberi dampak positif dan nyata bagi seluruh masyarakat," ujar Axel pada Selasa (17/2) waktu setempat.

Baca Juga: Tapanuli Tengah Kembali Berduka: Banjir dan Longsor Bertubi-tubi di Tengah Luka Bencana 2025 yang Belum Pulih

Meski optimistis, Axel mengingatkan agar pemerintah tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap kesepakatan internasional.

Ia menegaskan bahwa manfaat dari kunjungan ini harus bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di tanah air hingga akhir pekan nanti.

Selain mendukung penguatan hubungan bilateral, Permias juga menitipkan sejumlah poin aspirasi penting kepada Presiden Prabowo. Fokus utama mereka mencakup:

Baca Juga: Dari Boneka ke Pelukan Hangat: Perjalanan Punch si 'Naruto Monkey' Menuju Penerimaan Sosial

  1. Perlindungan WNI: Memastikan keamanan dan perlindungan bagi mahasiswa serta diaspora Indonesia yang menetap di AS.
  2. Konektivitas Ketenagakerjaan: Memperpendek jarak antara lulusan luar negeri dengan lapangan kerja di Indonesia agar potensi mereka terserap maksimal.
  3. Hilirisasi Riset Nasional: Mendorong agar hasil riset mahasiswa Indonesia di luar negeri dapat diaplikasikan secara nyata untuk mendukung kemajuan industri dalam negeri.

Baca Juga: Kado Peringatan 682 Tahun Sidrap, Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Keuangan Rp15 M hingga Alsintan

Sebagai representasi intelektual muda, Permias berharap Presiden Prabowo dapat meluangkan waktu sejenak untuk berdialog langsung dengan para mahasiswa. Hal ini dianggap penting agar pemerintah mendapatkan perspektif segar mengenai isu-isu yang dihadapi diaspora.

Halaman:

Tags

Terkini