Posisi Manajer Koperasi Merah Putih Jadi Rebutan, Ini Perkiraan Gaji dan Syaratnya

photo author
Muh Akbar Syam, Sulawesi Network
- Sabtu, 25 April 2026 | 15:50 WIB
Pemerintah buka lowongan kerja untuk 30 ribu calon manajer koperasi merah putih, Ini daftar gajinya. (Tangkapan layar laman phtc.panselnas.go.id)
Pemerintah buka lowongan kerja untuk 30 ribu calon manajer koperasi merah putih, Ini daftar gajinya. (Tangkapan layar laman phtc.panselnas.go.id)

Dengan konsep baru ini, menjadi manajer koperasi bukan lagi pilihan karier kelas dua. Justru, posisi ini kini menjadi salah satu peluang kerja paling menjanjikan di era penguatan ekonomi kerakyatan.

Bagi generasi muda, khususnya yang ingin berkontribusi langsung di daerahnya, jabatan ini bisa menjadi kesempatan besar untuk membangun desa sekaligus membangun masa depan yang lebih mapan secara ekonomi.

Untuk operasional tahun 2026 di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara, diprediksi terdapat dua proyeksi skema penggajian, yakni:

Baca Juga: Kasus Pelecehan Seksual di Kampus Jadi Sorotan, Pemprov Sulsel Perkuat Perlindungan Perempuan

  • Mengikuti UMP daerah (sekitar Rp 2,3 juta - Rp 5,7 juta).
  • Mengikuti standar manajerial profesional (Rp 7,5 juta - Rp 15 juta).

Sebagai langkah awal, manajer Koperasi Desa akan dikontrak selama 2 tahun melalui sistem PKWT dengan peluang besar untuk menjadi karyawan permanen di masa mendatang.

Tugas dan Tanggung Jawab Strategis Manajer Kopdes

Baca Juga: Presiden Prabowo Salurkan 25 Sapi Kurban untuk Sulsel, Semua dari Peternak Lokal

Berdasarkan arahan dari PT Agrinas Pangan Nusantara, seorang manajer Koperasi Desa memegang peranan vital yang mencakup aspek operasional hingga manajerial tingkat tinggi.

Berikut 10 tugas utama yang harus dijalankan:

Manajemen operasional: Mengelola gerai koperasi sehari-hari, memastikan jam operasional berjalan tepat waktu dan fasilitas berfungsi optimal.

Baca Juga: Bupati Bantaeng Buka Rakor Antisipasi Dampak El Nino Godzilla terhadap Produksi Pertanian

Pengelolaan SDM: Mengatur jadwal kerja, melatih staf, menilai kinerja, serta memotivasi tim.

Pengawasan stok (inventory control): Menjamin ketersediaan barang dan melakukan audit stok (stok opname) secara berkala.

Analisis penjualan: Memantau laporan transaksi untuk mengevaluasi efektivitas strategi bisnis.
Eksekusi promosi: Mengatur tata letak produk agar menarik sesuai instruksi pusat.

Pencapaian profit: Mengoptimalkan omzet dan menekan biaya operasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muh Akbar Syam

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X