Sulawesinetwork.com – Sebuah kabar gempar datang dari kancah diplomasi perdagangan. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengumumkan keberhasilan besar dalam perundingan dagang antara Indonesia dan Uni Eropa (UE).
Setelah lebih dari satu dekade tarik-ulur, Prabowo, dengan gerak cepatnya, berhasil menembus kebuntuan dan menyepakati Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).
Perjanjian ini akan menjadi tonggak sejarah kerja sama perdagangan bebas antara kedua kawasan.
Baca Juga: Bonus Atlet PON 2024 Tak Kunjung Cair, Menpora Dito Tegaskan: Itu Tanggung Jawab Daerah!
Dalam pernyataannya kepada awak media usai pertemuannya dengan Presiden Komisi Eropa di Brussels, Minggu (13/7), Prabowo dengan optimis menekankan poin paling krusial: hampir semua tarif perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa akan dipangkas hingga nol persen!
"Setelah 10 tahun negosiasi, hari ini kita tembus, breakthrough. Semua titik-titik persoalan sudah kita selesaikan. Jadi kita sudah punya sekarang Perjanjian Komprehensif Ekonomi — Partnership Agreement antara Indonesia dan Uni Eropa, yang ini sebetulnya nanti adalah menjadi free trade agreement ya,” ujar Prabowo.
"Hampir semua tarif kita sudah selesai ya, hampir semuanya 0%. Jadi ini saya katakan terobosan baru."
Baca Juga: Padel Kena Pajak 10 Persen di Jakarta: Menpora Sebut Ini 'Insentif' dan Amankan Pengusaha!
Prabowo menegaskan bahwa perjanjian CEPA ini membuka akses yang sangat masif bagi produk-produk Indonesia ke pasar Uni Eropa.
Bayangkan, dengan populasi lebih dari 460 juta jiwa dan kekuatan ekonomi global yang luar biasa, pasar UE adalah raksasa yang kini bisa dijangkau tanpa beban tarif tinggi.
"Uni Eropa pasar yang sangat besar, jumlah penduduk 460 juta lebih. Total GDP mereka sangat besar, perdagangan mereka juga sangat besar,” jelasnya, menunjukkan betapa strategisnya pencapaian ini.
Baca Juga: Misteri Kerumunan Serba Putih di Puncak Lawu: Antara Doa, Ritual, dan Bulu Kuduk Merinding!
Menurutnya, keberhasilan ini adalah momen penting dan sangat strategis di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Dengan adanya CEPA, Indonesia memiliki alternatif mitra dagang yang kuat dan dapat diandalkan, memberikan stabilitas dan peluang di tengah gejolak dunia.
Artikel Terkait
Bertemu Erdogan, Prabowo Ingin Perdagangan Indonesia dan Turki Makin Kuat
Susi Pudjiastuti Soroti Minyakita dan Kritik Tajam Tata Niaga: "Bubarkan Kementerian Perdagangan"
Bom Waktu Perdagangan Global Meledak: Tarif Resiprokal Trump Berlaku, Impor China ke AS Meroket 104%!
Sorotan Rapat Kerja DPRD Bulukumba: Pansus LKPJ Cecar Dinas Pendidikan dan Perdagangan Soal Proyek Mangkrak
Kinerja Dinilai Bobrok, BASIS LPPB Desak Bupati Copot Kadis Perdagangan Bulukumba
Sejarah Terukir! Setelah Satu Dekade, Prabowo Umumkan Perjanjian Ekonomi Indonesia-Uni Eropa Resmi Rampung!
Terobosan Baru! Setelah Kunjungan Prabowo, Uni Eropa Resmi Permudah Visa WNI: Multi-Entry Mulai Kunjungan Kedua!
Sejarah Baru! Prabowo dan Uni Eropa Sepakati CEPA, Indonesia Siap Banjir Lapangan Kerja dan Investasi!
Terobosan Dagang Bersejarah! Prabowo Resmi Rampungkan Negosiasi CEPA Eropa, Produk Indonesia Siap Banjiri Pasar 730 Juta Jiwa!