"Jangan sampai bocor atau dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, saya minta tindak tegas mafia pangan," imbuhnya, nada suaranya mengindikasikan keseriusan yang tak main-main.
Program SPHP ini disebut Amran sebagai "benteng dari kecurangan beras di masyarakat".
Artinya, siapa pun yang berani melanggar aturan akan berhadapan langsung dengan hukum.
"Pelaksanaannya harus berintegritas dan diawasi ketat, kalau ada yang nakal nanti kita tindak tegas," ancamnya.
Ini adalah deklarasi perang terhadap praktik kotor yang merugikan rakyat.
Baca Juga: Lita Gading Tantang Balik Ahmad Dhani: Ini Bukan Negara Nenek Moyang Dia!
Di bawah naungan Badan Pangan Nasional dan BULOG, beras SPHP akan disalurkan melalui berbagai jalur, mulai dari pengecer di pasar rakyat, koperasi desa, hingga Gerakan Pangan Murah.
Setiap kemasan 5 kg beras SPHP sudah dilengkapi dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) dari pemerintah, memastikan tidak ada permainan harga di tingkat hilir.
Mentan Amran kembali menekankan filosofi di balik program ini: "Ini bukan soal jumlah, tapi keadilan distribusi, jika tidak tepat sasaran, maka tujuan SPHP akan gagal."
Baca Juga: Ancaman Istana Menggema: Bansos Bakal Dicabut Bagi Pemain Judi Online, Data Rp957 Miliar Jadi Bukti!
Oleh karena itu, ia menyerukan agar proses distribusi berlangsung transparan dan diawasi secara berlapis, baik oleh pemerintah pusat maupun daerah.
Langkah-langkah strategis ini bukan hanya sekadar penyaluran beras, tetapi juga penegasan bahwa pemerintah serius dalam menjaga stabilitas pangan dan melindungi rakyatnya dari praktik curang.
Dengan pengawasan ketat dan ancaman tegas terhadap mafia pangan, diharapkan program ini dapat mencapai tujuannya: memastikan setiap keluarga rentan di Indonesia memiliki akses terhadap kebutuhan pangan pokok mereka.(*)
Artikel Terkait
Pemerintah Pastikan Bansos untuk Guru Non-ASN, Data Penerima Sedang Dipadankan
Terkuak! Alasan Pemerintah Tahan Dulu 'Jurus Pamungkas' Beras Murah dan Bansos
Terjawab! Ini Alasan Pemerintah Tahan Penyaluran Beras Murah Bulog dan Bansos 10 Kg
Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Agen Resmi LPG Subsidi dan Bansos, Harga Bisa Lebih Murah?
Cair Juni 2025! Bansos BPNT Rp400 Ribu Siap Masuk Rekening, Begini Cara Cek Statusmu
Penyaluran Bansos Tahap 2 Capai Lebih dari 80 Persen, Ini Rinciannya
Prabowo Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Pilar Ekonomi Desa dan Penyalur Bansos
Mensos Temukan 571 Ribu Rekening Penerima Bansos Diduga Terindikasi Judi Online, Siap Evaluasi Menyeluruh
Geger! PPATK Ungkap NIK Penerima Bansos 'Sponsori' Terorisme dan Korupsi: 100+ Nama Masuk Radar!
Ancaman Istana Menggema: Bansos Bakal Dicabut Bagi Pemain Judi Online, Data Rp957 Miliar Jadi Bukti!