Sulawesinetwork.com – Kekhawatiran menyelimuti rombongan haji Indonesia di Tanah Suci.
Hingga saat ini, tiga jemaah haji asal Indonesia masih dikabarkan hilang, memicu upaya pencarian maksimal dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.
Pencarian akan terus digencarkan hingga akhir masa operasional haji 2025.
Baca Juga: Empat Tahun Promedia Teknologi Indonesia: Bukan Sekadar Media, tapi Rumah bagi Keluarga Digital
Kolonel Harun Al Rasyid, Kepala Bidang Pelindungan Jemaah, menyatakan bahwa ketiga jemaah yang hilang tersebut memiliki riwayat demensia, sebuah kondisi yang memperumit proses pencarian.
"Hingga saat ini kita terus melakukan pencarian terhadap ketiga jemaah tersebut, mohon doa semoga ketiganya bisa segera kita temukan,” ujar Harun di Makkah, seperti dikutip dari laman resmi Kemenag, Rabu, 2 Juli 2025.
Untuk mempercepat penemuan, dua tim khusus telah dibentuk. Proses pencarian telah menjangkau berbagai lokasi vital, termasuk rumah-rumah sakit di sekitar Makkah dan Jeddah, seperti Jabal Khandamah, Jabal Tsur, Kamar Mayat RS An-Noor Makkah, area di sekitar hotel tempat tinggal jemaah, kawasan Arafah dan Muzdalifah, hingga perbatasan Makkah dan al-Lith. Pengecekan CCTV juga menjadi bagian dari upaya menyeluruh ini.
Koordinasi lintas instansi pun terus diperkuat. "Kita juga berkoordinasi dengan unsur kesehatan, KKHI Makkah, pihak KJRI, dan beberapa kantor polisi di wilayah Makkah,” kata Harun.
Ia bahkan menyebutkan bahwa pihaknya telah meminta bantuan langsung saat kunjungan Wakil Menteri Haji dan Umrah ke kantor misi haji Indonesia di Daker Makkah.
Tidak hanya itu, koordinasi erat juga dijalin dengan ketua kloter asal ketiga jemaah, yakni PLM 19, SUB 79, dan BDJ 07.
Baca Juga: BKN Perkuat Pengawasan Pengisian JPT, Pastikan Sistem Merit Terlaksana Penuh
"Kami bersama tim setiap hari melakukan penyisiran di berbagai tempat termasuk wilayah Masjidil Haram dan tempat-tempat lainnya,” papar Harun, seraya menambahkan bahwa kunjungan ke Imigrasi Syumaisy juga dilakukan untuk mengecek keberadaan mereka.
Kronologi dan Identitas Jemaah yang Menghilang:
Artikel Terkait
Menag Nasaruddin Umar Bantah Keras Isu Pemotongan Kuota Haji 2026: Jangan Buat Resah, Semua Berjalan Lancar!
BPKH Limited Minta Maaf, Kompensasi Disiapkan untuk 20.000 Jemaah Haji Terdampak Katering Telat Pasca-Armuzna
Jemaah Haji Indonesia Dilarang Bawa Air Zamzam di Pesawat, Ini Skema Pembagiannya Setibanya di Tanah Air!
Jangan Panik! Jemaah Haji dengan Kendala Paspor Tetap Bisa Pulang ke Indonesia Pakai SPLP
Dituding Telantarkan Jemaah Haji Kloter Kertajati 01, Petugas Haji Kemenag Beri Klarifikasi Tegas
Gelombang Panas Makkah Capai 46 Derajat Celcius, PPIH Imbau Jemaah Haji Utamakan Kesehatan Jelang Pulang
Lebih dari 53 Ribu Jemaah Haji Telah Kembali, PPIH Imbau Jemaah di Tanah Suci Prioritaskan Kesehatan di Tengah Cuaca Ekstrem!
KPK Periksa Ustaz Khalid Basalamah Tuk Dalami Dugaan Korupsi Kuota Haji Kemenag
Kronologi dan Identitas 3 Jemaah Haji Indonesia yang Hilang di Tanah Suci, PPIH Arab Saudi Lakukan Pencarian
Perang Israel-Iran Sempat Ganggu Pemulangan Jemaah Haji, Menag Beri Kabar Terbaru: Sudah Mulai Lancar