Sulawesinetwork.com - Sebuah gagasan inovatif muncul dalam ranah pertahanan dan penegakan hukum Indonesia.
Mengacu pada Nota Kesepahaman antara Kejaksaan Agung dan TNI, wacana pembentukan "Jaksa Pertahanan" (Jakhan) kini tengah bergulir.
Konsep ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Kejaksaan sebagai garda penegak hukum dan TNI sebagai benteng pertahanan negara dalam menghadapi kompleksitas ancaman modern.
Baca Juga: Erika Carlina Bungkam Soal Kasus Aldy Maldini: Kalau Aku Dirugikan, Biar Jadi Urusanku
Pemikiran ini didasari oleh visi membangun sistem pertahanan negara yang semesta, melibatkan seluruh potensi bangsa secara terencana dan terpadu.
Keterlibatan Jaksa tidak lagi terbatas pada penuntutan pidana umum, namun diperluas dalam menjaga maruah kebijakan negara, ketertiban umum, hingga meningkatkan kesadaran hukum warga negara, selaras dengan konsep pertahanan yang melibatkan seluruh elemen bangsa.
Alma Wiranta, seorang Jaksa aktif yang tengah menempuh pendidikan doktoral di Universitas Pertahanan, adalah sosok di balik wacana menarik ini.
Menurutnya, ide "Jaksa Pertahanan" muncul sebagai respons terhadap lanskap keamanan dan penegakan hukum yang semakin menantang di era artificial intelligence sejak tahun 2022.
"Dengan mengintegrasikan peran Kejaksaan dan TNI, diharapkan dapat tercipta sistem pertahanan semesta yang lebih tangguh dan efektif dalam menghadapi berbagai ancaman asimetris crime," ujar Alma Wiranta, yang juga merupakan alumni Magister Strategi Perang Semesta Universitas Pertahanan tahun 2015.
Menjelang perayaan HUT Persaja ke-74, Alma Wiranta menyampaikan antusiasmenya untuk terus menyempurnakan konsep ini melalui kajian penelitian yang mendalam.
"Saya membuka diskusi intelektual untuk berbagai masukan dan saran dari berbagai pihak untuk menyempurnakan konsep ini dalam penelitian strategi pertahanan negara," ungkapnya kepada awak media di Bogor.
Konsep "Jaksa Pertahanan" diharapkan tidak hanya meningkatkan efektivitas penegakan hukum dan pertahanan negara, tetapi juga mempererat sinergi antara dua institusi penting ini dalam kerangka Sistem Pertahanan Negara (Sishaneg).
Artikel Terkait
Amran Sulaiman Laporkan Pungli Alat Pertanian Disejumlah Daerah, Jaksa Agung Siap Selidiki
Jaksa Bantaeng Telusuri Aliran Dana Korupsi Batu Massong
Jaksa Kembalikan Berkas Perkara Uang Palsu UIN
Jaksa Beberkan Hasil Rakor Mendag-BUMN Tahun 2015 di Sidang Perdana Tom Lembong: Saat Itu Stok Gula Masih Cukup
Update Skandal Impor Gula Tom Lembong: Jaksa Ungkap Adanya Kerja Sama Koperasi TNI-Polri dengan 8 Perusahaan Gula Rafinasi
Tom Lembong Didakwa Rugikan Negara Rp578 Miliar, Jaksa Soroti Penunjukan Koperasi TNI-Polri dalam Impor Gula
Pertamina Diguncang Isu BBM Oplosan, Jaksa Agung Tegaskan: 'Bersih-bersih' BUMN Dimulai!
Jaksa Agung Siap Awasi Dana Desa, Ada Indikasi Penyelewengan untuk Kepentingan Pribadi
Disebut Jadi Istri Kelima Jaksa Agung, Celine Evangelista Beri Bantahan: Dekat Sekali dengan Keluarga Saya
Momentum Hari Jaksa, Kasus Dugaan Korupsi PDAM Bulukumba Naik Kelas