Sulawesinetwork.com - Kabar gembira datang bagi para pejuang kanker di Indonesia!
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kini tengah bergerak maju dengan mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence - AI) untuk merevolusi diagnosis, terapi, hingga pemilihan obat yang tepat bagi penyakit mematikan ini.
Menyadari keterbatasan teknologi yang dimiliki saat ini, Kemenkes menggandeng Perthera, sebuah perusahaan onkologi berbasis AI terkemuka dari Amerika Serikat.
Baca Juga: Terungkap! Sebelum Dinner Bodong, Aldy Maldini Juga Diduga Tipu Fans di Fan Meeting Virtual 2021!
Langkah strategis ini diharapkan mampu membawa lompatan besar dalam penanganan kanker di Tanah Air.
Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan (Farmalkes Kemenkes), Lucia Rizka Andalucia, menekankan bahwa setiap pasien kanker memiliki karakteristik unik yang membutuhkan penanganan yang personal.
"Masing-masing pasien itu mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, masing-masing orang treatment-nya harus sesuai dengan individunya, dengan kondisinya, dengan klinisnya, dengan penyakitnya, kemudian stadiumnya," jelas Lucia kepada awak media di Hotel Fairmont, Senin (12/5/2025).
"Kita mengikuti teknologi terbaru, termasuk AI dalam penerapan pelayanan kesehatan," imbuhnya, menegaskan komitmen Kemenkes untuk mengadopsi inovasi terkini demi meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
Dengan kolaborasi ini dan pemanfaatan AI, Lucia optimis bahwa pasien kanker di Indonesia akan memiliki akses terhadap perawatan dengan standar yang setara dengan negara-negara maju lainnya.
Sebuah harapan baru yang memberikan semangat bagi jutaan orang yang berjuang melawan penyakit ini.
Baca Juga: Tragedi di Pulau Tikus: Kapal Wisata Karam Diterjang Ombak, Tujuh Nyawa Melayang!
Senada dengan hal tersebut, CEO PathGen, dr. Susanti, mengungkapkan potensi signifikan dalam hal efisiensi biaya pengobatan.
"Cost-nya juga bisa direduksi, dikurangi, karena obat yang dipilihkan nanti lebih tepat, ya," ujarnya kepada media pada kesempatan yang sama.
Artikel Terkait
Kampanye Politik Tarik Perhatian Lewat AI, Begini yang Terjadi di Indonesia dan Belahan Dunia Lain
Apa Itu AI Meta? Fitur Canggih yang Digandrungi hingga Beri Keuntungan Buat Content Creator!
4 Fakta Menohok AS Panik Lihat AI Buatan China DeepSeek yang Guncang Pasar Global
DeepSeek vs ChatGPT, Ini Plus Minus AI Buatan China versus AS yang Bersaing Ketat di Dunia Kecerdasan Buatan
Nokia UltraView Dilengkapi Fitur AI Canggih? Bantu Fotografi dan Produktivitas Sehari-hari!
Berkembangnya AI, Bill Gates Prediksi Guru dan Dokter akan Hilang dalam 10 Tahun Mendatang
Geger di Jagat Maya, Hayao Miyazaki Meradang: Tren AI Ghibli di ChatGPT Dianggap Penghinaan!
Komdigi, Komunitas dan Dunia Usaha Sepakat Rumuskan Adopsi AI di Acara CITCOM CONNEXT 2025
Revolusi Pendidikan: AI Masuk Kurikulum Sekolah di Tahun Ajaran Baru!
UMKM Bulukumba Makin Melek Digital! BBPSDMP Gandeng Pemkab Gelar Pelatihan AI, E-Commerce Syariah, hingga Konten Kreatif